Pemkab Jayapura
Lahan Sagu untuk Presiden Jokowi Siap 100 Persen
Jokowi akan meninjau lahan tersebut dan melihat proses parut sagu melalui video yang akan dilakukan oleh Papua Muda Inspiratif (PMI).
Penulis: Calvin Louis Erari | Editor: Gratianus Silas Anderson Abaa
Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Calvin Louis Erari
TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA - Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan, kabupaten Jayapura, Ganefo mengatakan, kesiapan lahan sagu untuk kunjungan Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Kampung Asei Kecil, Distrik Sentani Timur telah siap 100 persen.
Menurut Ganefo, sekarang pihaknya tinggal menunggu waktu kunjungan orang nomor satu di Indonesia itu saja.
"Jadi untuk kesiapan dilapangan sudah sangat siap," kata Ganefo kepada Tribun-Papua.com, Senin (13/3/2023).
Selain itu Ganefo pun menjelaskan, dalam kunjungan nanti, Jokowi akan meninjau lahan tersebut dan melihat proses parut sagu melalui video yang akan dilakukan oleh Papua Muda Inspiratif (PMI).
"Kenapa dilakukan melalui video, karena waktu kunjungannya Pak Presiden tidak lama, dimana sesuai jadwal hanya 5 menit saja," jelasnya.
Kemudian, saat ditanya mengapa memilih lahan sagu di Kampung Asei Kecil, Ganefo mengatakan, itu ditentukan oleh panitia.
"Tapi buat saya mungkin karena lokasi itu strategis dan dekat dengan jalan raya, maka dipilih disitu," ujarnya.
Sementara untuk jadwal kedatangan Presiden sendiri, lanjut dia dalam waktu dekat.
"Sebelumnya disampaikan tanggal 15/3/2023, tetapi hari ini baru saja diinformasikan, bahwa Presiden dijadwalkan datang 21/3/2023," jelasnya.
Baca juga: RESMI! Pemkot Jayapura dan Pemkot Tangerang Jalin Kerja Sama Sistem Merit
Peu diketahui, lahan sagu yang disediakan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jayapura untuk menyambut kunjungan Jokowi seluas 10 hektar.
Dengan luar yang ada, lahan tersebut memiliki berbagai jenis sagu, sagu seperti jenis Fara, Ron dan lain sebagainya.
Dalam kunjungannya, Jokowi dijadwalkan akan meninjau tiga lokasi, yakni, Keramba Jaring Apung Kampung Doyo di Distrik Waibu, Hutan Sagu di Kampung Asei Kecil, dan Bioflok di Kampung Harapan, Distrik Sentani Timur.
Penjabat Bupati Jayapura mengatakan, tujuan kunjungan Presiden ke Bumi Kenambai-Umbai untuk pemberdayaan ekonomi masyarakat di tingkat kampung, dan pemuda terhadap kelompok tani.
Untuk itu, mereka juga terus menstimulasi agar usaha-usaha di masyarakat agar tetap tumbuh dalam memperkuat ekonomi dengan melibatkan beberapa instansi sehingga bukan hanya seremonial.
"Kami siapkan untuk perputaran ekonomi berkelanjutan dengan adanya keterlibatan BUMN untuk bisa mengedukasi masyarakat dalam mengembangkan usahanya," ujarnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papua/foto/bank/originals/lahan_sagu-asei.jpg)