Selasa, 19 Mei 2026

BKKBN Papua

BKKBN Gelar Pra Rakerda Penurunan Angka Stunting di Papua

Pra Rakerda ini dilakukan dalam rangka meninjau capaian pelaksanaan program bangga kencana dan percepatan penurunan stunting di Provinsi Papua.

Tayang: | Diperbarui:
Editor: Gratianus Silas Anderson Abaa
istimewa
Kepala Perwakilan BKKBN Papua Nerius Auparay 

TRIBUN-PAPUA.COM, BIAK – Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Papua, menggelar Pra Rapat Kerja Daerah, Program Bangga Kencana dan Percepatan penurunan stunting tahun 2023, Swiss-Belhotel Cenderawasih Biak, Senin(13/03/2023).

Pra Rakerda ini dilakukan dalam rangka meninjau capaian pelaksanaan program bangga kencana dan percepatan penurunan stunting di Provinsi Papua.

Menurut Sekretaris BKKBN, Arianto Gamar, menjelaskan pelaksanaan program percepatan penurunan stunting di Provinsi Papua telah berjalan murang-lebih 3 tahun dari awal penetapan Perpres 72/2021 tentang percepatan penurunan stunting.

"Pelaksanaan program bangga kencanamaupun percepatan penurunan stunting diProvinsi Papua tentunya telah dilakukansecara optimal di tahun-tahun sebelumnya,namun upaya peningkatan kualitas pelaksanaan program merupakan hal wajib yang harus terus dilakukan. Tantangan dan hambatan yang ada tentu perlu diresponmelalui strategi solusi yang disusunberdasarkan data dan fakta di lapangan," kata Arianto Gamar.

Baca juga: BKKBN Launching Implant Satu Batang di Kampung KB Biak Numfor Papua

Untuk mewujudkan hal tersebut, diperlukan forum atau media diskusi untuk membahas strategi peningkatan sinergitas, kolaborasi dan keselarasan pelaksanaan Program Bangga Kencana dan Percepatan Penurunan Stunting di Provinsi Papua.

"Sehingga pada sore yang berbahagia ini, kita bersama-sama mengikuti kegiatan Pra-RAKERDA Program Bangga Kencana dan Percepatan Penurunan Stunting di Provinsi Papua Tahun 2023," ujar Arianto.

Sementara itu Kepala Perwakilan BKKBN Papua Nerius Auparay di Jayapura, mengatakan banyak hal yang telah kita lakukan bersama secara terstruktur dan sinergis antara kami di Perwakilan BKKBN Provinsi Papua dengan Bapak Ibu di Kabupaten dan Kota. Kerjasama ini harus terus kita tingkatkan demi kemajuan program dan tentunya demi kesejahteraan masyarakat.

"Kita perlu terus bersinergi agar pelaksanaan program kita dapat menyentuh masyarakat. Agar dapat berdampak pada masyarakat tentunya kita perlu memiliki data sasaran program yang akurat. Salah satunya melalui Pendataan Keluarga,"ungkapnya.

Selain itu, dalam terus melakukan edukasi kepada masyarakat tentang program bangga kencana, memang perlu terus melakukan pendekatan yang terus menerus kepada masyarakat. Karena sejatinya membangun masyarakat tidak bisa seperti membangun sebuah bangunan fisik, yang dapat di tentukan waktu penyelesaiannya.

Membangun masyarakat perlu berbagai pendekatan yang strategis, untuk itu terus ajak Bapak Ibu Kepala OPD KB sekalian untuk terus bersemangat dalam melayani masyarakat sehingga akan terbentuk karakter manusia yang sehat dan berkualitas pada masyarakat Papua. (*)

Sumber: Tribun Papua
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved