Sabtu, 18 April 2026

Paskah 2023

Mengenal Paskah: Makna, Sejarah, hingga Penetapan Tanggalnya

Paskah bagi umat Kristiani adalah momen merayakan kebangkitan Yesus Kristus setelah kematiannya.

christianity.com
ILUSTRASI Hari Paskah - Paskah bagi umat Kristiani adalah momen merayakan kebangkitan Yesus Kristus setelah kematiannya. 

TRIBUN-PAPUA.COM - Paskah bagi umat Kristiani adalah momen merayakan kebangkitan Yesus Kristus setelah kematiannya.

Paskah adalah perayaan kebangkitan Yesus Kristus dari kubur pada hari ketiga setelah penyaliban.

Melansir Christianity, makna Paskah adalah kemenangan Yesus Kristus atas kematian. Kebangkitan Yesus berarti kehidupan kekal yang diberikan kepada semua orang yang percaya kepada-Nya.

Baca juga: Paskah 2023: Makna Jumat Agung yang Jadi Peringatan Penyaliban Yesus

ILUSTRASI Hari Paskah
ILUSTRASI Hari Paskah (wethriveatwork)

Arti Paskah (Easter)

Melansir Kompas.com, asal-usul kata paskah sendiri tidak pasti. Namun, seorang biarawan abad ke-8 dan beberapa cendekiawan mengatakan bahwa kata itu berasal dari Anglo-Saxon Eeostre atau Eastre (dewi musim semi dan kesuburan).

Kemungkinan lain, kata Paskah dari eostur Norse, eastur, atau ostara, yang berarti "musim matahari yang tumbuh" atau "musim kelahiran baru." Dalam hal ini, paskah akan dikaitkan dengan pergantian musim.

Penjelasan yang lebih baru dan kompleks, datang dari latar belakang Kristen tentang Paskah. Nama Latin awal untuk minggu Paskah adalah hebdomada alba atau "minggu putih.”

Sementara hari Minggu setelah hari Paskah disebut dominika dalam albis dari jubah putih orang-orang yang baru saja dibaptis.

Kata alba adalah bahasa Latin untuk putih dan fajar. Orang-orang yang berbicara Bahasa Jerman Kuno Tua membuat kesalahan dalam terjemahan mereka dan menggunakan kata jamak untuk fajar, ostarun, bukan jamak untuk putih.

Baca juga: Paskah 2023: Kamis Putih, Perjamuan Terakhir, dan Peringatan Keteladanan Yesus

Dimulainya Paskah

Orang-orang Kristiani pertama kalinya merayakan kebangkitan pada tanggal 14 Nisan (Maret-April), tanggal Paskah Yahudi.

Hari-hari Yahudi diperhitungkan dari petang hingga petang, sehingga Yesus merayakan Perjamuan Terakhir-Nya malam Paskah dan disalibkan pada hari Paskah.

Orang Kristiani awal yang merayakan Paskah menyembah Yesus sebagai Anak Domba dan Penebus Paskah.

Beberapa orang Kristiani mulai merayakan Paskah pada hari Minggu terdekat dengan Paskah karena Yesus sebenarnya muncul pada hari Minggu.

Hal ini menjadi kasus di bagian barat Kekaisaran Romawi. Di Roma sendiri, berbagai jemaat merayakan Paskah pada hari yang berbeda.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved