Sabtu, 30 Mei 2026

Info Jayapura

Amos Solossa: Kesetaraan Gender Bukan Tentang Perempuan dan Laki-laki

Peringatan Hari Kartini tentu sebagai momentum awal bangkitnya gerakkan perempuan yang berdaya, tanguh, dan setara kedudukannya dengan laki-laki.

Tayang:
Penulis: Yohanes Musanus Palen | Editor: Roy Ratumakin
Tribun-Papua.com/Yohanes Musanus palen
Asisten III Setda Kota Jayapura, Amos Solossa ketika memukul tifa pada kegiatan Pencanangan HUT R.A Kartini Ke-144 dan Buka Puasa Bersama tingkat Kota Jayapura di Aula Kantor Walikota Jayapura, Selasa (4/4/2023). 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Hans Palen

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA – Kesetaraan gender merupakan satu di antara hak asasi kita sebagai manusia.

Hak untuk hidup secara terhormat, bebas dari rasa ketakutan dan bebas menentukan pilihan hidup tidak hanya diperuntukan bagi para laki-laki, perempuan pun mempunyai hak yang sama pada hakikatnya.

"Jadi kesetaraan gender bukan lagi tentang perempuan dan laki-laki. Tetapi bagaimana sebagai ciptaan tuhan kita harus diperlakukan sama," kata Asiten III Bidang Administrasi Umum Setda Kota Jayapura, Amos Solossa ketika membuka kegiatan Pencanangan HUT ke-144 R A Kartini dan buka puasa bersama  tingkat Kota Jayapura di Aula Kantor Wali Kota Jayapura, Selasa (4/4/2023).

Baca juga: Pemkot Jayapura Masuk Nominasi Penerima Penghargaan Paritrana Award 2023

Kata Amos, peringatan Hari Kartini tentu sebagai momentum awal bangkitnya gerakkan perempuan yang berdaya, tanguh, dan setara kedudukannya dengan laki-laki.

"Kita sadari peran kaum perempuan juga telah banyak kemajuan yang dirasakan oleh Pemerintah Kota Jayapura saat ini," ujarnya.

Menurut Amos, perempuan merupakan tokoh sentar yang memiliki kemampuan dan kapasitas yang luar biasa dalam membentuk karakter bangsa.

Untuk itu, besarnya potensi yang dimiliki perempuan maka di perlukan langkah strategis demi merubah pradigma pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) yang lebih mengedepankan kesetaraan gender.

"Sebenarnya akan sangat menguntungkan jika terjadi kesetaraan gender antara perempuan dan laki-laki," kata Amos.

Sementara itu hal senada juga disampaikan Ketua GOW Kota Jayapura, Ketut Kabeningsih bahwa tidak ada perbedaan perempuan dan laki-laki.

"Ya harus ada kesetaraan gender antara perempuan dan laki-laki. Namun balik lagi pada tugas dan tujuan kita masing-masing. Apa tugas perempuan dan apa tugasnya laki-laki," tutupnya. (*)

Sumber: Tribun Papua
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved