Senin, 27 April 2026

Info Papua Selatan

UPDATE Sayembara Logo Papua Selatan Berhadiah Rp 100 Juta, 16 Orang Telah Mendaftar

"Persyaratan untuk menjadi peserta sayembara yakni warga Papua Selatan umum disertai dengan KTP, setelah itu masuk pada tahapan penilaian."

Penulis: Yulianus Bwariat | Editor: Roy Ratumakin
Tribun-Papua.com/Roy Ratumakin
ILUSTRASI - Monumen Kapsul Waktu yang terletak tepat di depan Kantor Bupati Merauke. 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Yulianus Bwariat

TRIBUN-PAPUA.COM, MERAUKE – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Selatan membuka sayembara dengan total hadiah uang 100 juta rupiah.

Sayembara tersebut ditujukan untuk masyarakat yang berdomisili di Papua Selatan yang mampu membuat logo Provinsi Papua Selatan dan nantinya bakal dijadikan lambang resmi pemerintah.

Kepala biro pemerintahan provinsi Papua Selatan, Eko Wador saat dihubungi Tribun-Papua.com, Senin (10/4/2023) menjelaskan, pendaftaran peserta telah dibuka sejak 6 April 2023 dan berakhir pada 12 April 2023.

Baca juga: Pemprov Buka Sayembara Berhadiah Rp 100 Juta Design Logo Provinsi Papua Selatan, Ini Syaratnya!

"Persyaratan untuk menjadi peserta sayembara yakni warga Papua Selatan umum disertai dengan KTP, setelah itu masuk pada tahapan penilaian," kata Eko.

Dirinya mengatakan, hingga hari ini jumlah peserta yang telah mendaftar dan menyerahkan hasil karya design logo ke panitia sayembara sebanyak 16 orang, diantaranya berasal dari Kabupaten Merauke 11 orang, Boven Digoel 1 orang, Kabupaten Asmat 3 orang dan luar Papua Selatan 1 orang. Sedangkan Kabupaten Mappi belum ada yang mendaftar.

 

 

Pada pemberitaan sebelumnya, Eko menuturkan, peserta dituntut untuk membuat 1 logo pemerintah Provinsi Papua Selatan hasil karya sendiri.

Logo yang dibuat wajib mewakili 4 kabupaten yang ada di Papua Selatan dan setiap warna hingga garis memiliki makna yang dapat diterjemahkan.

Dikatakan, Penjabat Gubernur Papua Selatan Apollo Safanpo telah menyurati seluruh bupati di wilayahnya untuk menunjuk 1 orang dari setiap daerah menjadi tim penilai.

"Pak gubernur sudah meminta kepada para bupati untuk, berikan satu nama yang dipercayakan untuk menjadi tim penilai dari setiap kabupaten. Merauke, Mappi, Asmat dan Boven Digoel masing-masing 1 orang dan akan diberikan SK dari gubernur sebagai tim penilai," tuturnya.

Baca juga: Pemprov Papua Selatan Segera Bentuk Panitia Sayembara Logo Provinsi

Adapun ketentuan umum yang wajib diikuti peserta sayembara adalah, setiap peserta memiliki 1 karya, setiap karya memiliki filosofi dan makna, tidak mengandung penghinaan atau penistaan terhadap SARA, desain bukan hasil plagiat dari logo apapun.

Selain itu, setiap desain mampu menggambarkan ciri khas dan jati diri Provinsi Papua Selatan, latar belakang sejarah, adat budaya nilai-nilai luhur dan kearifan lokal, keberagaman dalam bingkai NKRI dan logo bertuliskan Provinsi Papua Selatan.

Setiap peserta yang karya desainnya sudah jadi dapat dimuat dalam format F4 dan diserahkan dalam amplop tertutup berserta KTP dan nomor telepon peserta. Atau karyanya juga dapat dikirimkan melalui sayembara.logopps2023@gmail.co.id. file yang dikirim dapat dalam bentuk jpg, pdf atau png.

Sumber: Tribun Papua
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved