Senin, 11 Mei 2026

Info Papua Selatan

SAH! Begini Logo Provinsi Papua Selatan dan Maknanya yang Akan Dipajang di Kemendagri 

Eko Wador, kepada Tribun-Papua.com, mengatakan, lambang yang dipakai adalah hasil dari gabungan 5 logo terbaik. 

Tayang:
Penulis: Yulianus Bwariat | Editor: Paul Manahara Tambunan
Tribun-Papua.com/Istimewa
Logo yang bertuliskan PAPUA SELATAN dan MAJU NEGERIKU itu akan dipajang bersama logo daerah lain di Indonesia pada peringatan hari Otonomi Daerah (Otda) di kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) besok, 29 April 2023. 

Laporan wartawan TRIBUN-PAPUA.COM, Yulianus Bwariat 

TRIBUN-PAPUA.COM, MERAUKE - Dari hasil penilaian dan pertimbangan panitia sayembara lambang daerah pemerintah provinsi Papua Selatan, terbentuk satu lambang yang menjadi tanda identitas provinsi Papua Selatan

Kepala biro pemerintahan provinsi Papua Selatan, Eko Wador, kepada Tribun-Papua.com, mengatakan, lambang yang dipakai adalah hasil dari gabungan 5 logo terbaik. 

"Logo tersebut adalah hasil gabungan dari 5 design logo terbaik. Sesuai saran dan masukan dari tim penilai dan juga pemerintah provinsi," singkat Eko saat dihubungi melalui telepon seluler, Jumat (28/4/2023).

Baca juga: Diutus Presiden Jokowi, Muhajir Efendi Resmikan Gedung Keuskupan Agung Merauke Papua Selatan

Logo yang bertuliskan PAPUA SELATAN dan MAJU NEGERIKU itu akan dipajang bersama logo daerah lain di Indonesia pada peringatan hari Otonomi Daerah (Otda) di kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) besok, 29 April 2023.

Untuk memperkuat lambang provinsi Papua Selatan itu, logo bergambar perisai, tombak, padi dan kapas itu akan ditetapkan dalam peraturan gubernur.

"Masih dalam rancangan peraturan gubernur, " jelas Eko.

Untuk diketahui bersama, lambang daerah berfungsi sebagai pengikat kesatuan sosial budaya masyarakat daerah dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Setiap gambar hingga warna yang terletak pada logo pemerintah provinsi Papua Selatan memiliki makna masing-masing, diantaranya: 

a. Perisai

Perisai menggambarkan tekad, semangat dan kesiapsiagaan masyarakat di Provinsi Papua Selatan untuk mempertahankan Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar Tahun 1945, serta merupakan lambang perjuangan dan semangat pantang mundur untuk membangun dan selalu siap dalam menghadapi tantangan, ancaman dan gangguan yang datang dari luar maupun dari dalam serta sebagai bentukperlindungan terhadap seluruh lapisan masyarakat di Provinsi Papua Selatan.

b. Bintang

1. berwarna kuning; dan
2. melambangkan Sila Pertama, yaitu Ketuhanan Yang Maha Esa, serta menggambarkan toleransi dan kerukunan hidup antar umat beragama di Papua Selatan

c. Ujung anak panah yang berjumlah 4 (empat) buah

1. berwarna coklat tua; dan
2. panah merupakan salah satu senjata tradisional masyarakat Papua Selatan yang digunakan untuk berburu dan berperang. 4 (empat) buah ujung anak panah ini merepresentasikan 4 kabupaten pembentuk Provinsi Papua Selatan yaitu Kabupaten Merauke, Kabupaten Boven Digoel, Kabupaten Mappi dan Kabupaten Asmat yang dengan kearifan lokal, keagungan budaya dan nilai-nilai luhur serta potensi yang ada wilayahnya bersinergi bersama untuk mewujudkan tujuan dan cita-cita Provinsi Papua Selatan.

Sumber: Tribun Papua
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved