Papua Terkini
Pesan Khusus Sekertaris Bunda Paud, Majukan Anak Papua Perlu Bersinergi!
Menurutnya, hal itu terlihat jelas ketika antusias para bunda paud ini hadir mengikuti rapat koordinasi selama dua hari ini Kota Jayapura.
Penulis: Hendrik Rikarsyo Rewapatara | Editor: Roy Ratumakin
Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Hendrik Rewapatara
TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA - Sekretaris Pokja Bunda Paud Provinsi Papua, Samuel Kareth meminta agar seluruh Bunda Paud se Papua dan 3 daerah otonomi baru (DOB) bekerja ekstra demi memajukan kesejahteraan anak usia dini di Bumi Cenderawasih.
Menurutnya, hal itu terlihat jelas ketika antusias para bunda paud ini hadir mengikuti rapat koordinasi selama dua hari ini Kota Jayapura.
Menurut Samuel Kareth, keseriusan seluruh bunda paud sangat diperlukan.
Baca juga: Ini 11 Poin Penting Kesepakat Bersama Bunda Paud se-Tanah Papua, Majukan SDM Papua!
"Saya menilai, dengan kehadiran seluruh bunda paud papua dan tiga provinsi baru dalam rapat koordinasi di Kota Jayapura kemarin adalah suatu keseriusan membangun sumber daya manusia papua," ujar Samuel Kareth saat ditemui Tribun-Papua.com, di bilangan Jayapura, Kamis (11/5/2023).
Tak hanya itu, kata Samuel, setelah agenda rakoor inu, kiranya kedepan seluruh bunda paud bisa melakukan 11 kesepakatan yang telah disepakati bersama.
"11 kesepakatan Itu pertanda bahwa, ada suatu keseriusan untuk kita melakukan hal - hal yang penting bagi anak-anak di tanah Papua," ujar Samuel
Selain itu, Samuel mengatakan, pendidikan anak usia dini adalah sebuah investasi.
"Saya beri contoh, club sepak bola besar seperti Barcelona dan Real Madrid, itu mereka bukan dapat pemain yang hebat , tapi semua itu dilakukan investasi dari usian dini."
"Jadi ketika mereka merekrut dan lakukan pembinaan, sampai dengan usia 19 tahun itu usia yang mapan untuk mereka bisa hasilkan banyak hal untuk club," sambung dia.
Demikian juga dengan kita, kata Samuel, jika pendidikan anak usia dini tidak lakukan intervensi dari sekarang, itu akan menjadi sebuah hal yang akan merugikan.
Baca juga: 71 Bunda Paud Papua dan 3 DOB Papua Ikuti Rakor Tingkatkan Pelayanan Paud
"Kenapa saya sampaikan seperti begitu, karena pertumbuhan pendidikan ke depan. Kita tahu bahwa, banyak anak-anak kita yang hari ini kondisinya sangat memprihatinkan."
"Banyak yang terlibat di narkoba, putus sekolah, dan lainya. Hal inilah yang bakal membuat kita mengeluarkan uang yang cukup banyak untuk memperpaiki situasi ini," lanjut dia.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papua/foto/bank/originals/12052023-Bunda_Paud-2.jpg)