KKB Papua
Kapolda Papua Ungkap Perkembangan Terkini Penyelamatan Pilot Susi Air
Dalam proses penyelamatan pilot Susi Air tersebut, perlu berkolaborasi dengan Satgas Damai Cartenz dan TNI untuk membantu penangkapan pelaku.
Penulis: Hendrik Rikarsyo Rewapatara | Editor: Gratianus Silas Anderson Abaa
Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Hendrik Rewapatara
TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA – Terhitung lebih dari 4 bulan sudah Pilot Susi Air, Philip Mark Mehrtens, menjadi sandera Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) pimpinan Egianus Kogoya.
Kapten Philip pertama ditahan dan disandera pada 7 Februari 2023.
Tak ayal, 4 bulan lebih berselang, Kapolda Papua, Irjen Mathius D Fakhiri, mengungkapkan perkembangan terkini penyelamatan Pilot Susi Air berpaspor Selandia Baru itu.
Kata Mathius, hingga kini TNI - Polri masih terus lakukan upaya penyelematan dengan memusatkan penelusuran di sekitar wilayah Kabupaten Nduga, Papua Pegunungan.
Baca juga: Jangan Tembak Mati Pilot Susi Air, Laurenzus Kadepa Minta TPNPB-OPM Utamakan Hak Hidup!
Dalam proses penyelamatan pilot Susi Air tersebut, perlu berkolaborasi dengan Satgas Damai Cartenz dan TNI untuk membantu penangkapan pelaku penyanderaan.
“Kita sudah mengambil langkah mulai dari tahap awal sampai dengan terakhir. Saya juga sudah bertemu dengan semua pihak maupun tokoh agama, serta tokoh masyarakat untuk dapat bernegosiasi dengan kelompok Egianus Kogoya,” ucap Mathius melalui press release yang diterima Tribun-Papua.com, Sabtu (17/6/2023).
Baca juga: Benny Wenda ‘Warning’ TPNPB-OPM: Segera Lepaskan Pilot Susi Air!
Sementara merespons soal batas waktu negosiasi yang disampaikan KKB Egianus Kogoya, kata Mathius, hal ini menjadi sebuah pertimbangan yang harus diukur secara cermat.
Kata Mathius, pihaknya harus melihat proses tersebut dengan penuh kehati-hatian dalam mengambil langkah-langkah penegakan hukum.
“Kami tidak mau nanti dampak yang kita lakukan itu bisa berakibat fatal pada pilot tersebut.”
“Tentunya kami sudah memetakan bagaimana posisi yang ada pada pilot, serta akan membuat rapat khusus untuk mengambil langkah-langkah cepat dalam sisa waktu yang ada ini untuk bisa mengambil langkah negosiasi dan penegakan hukum,” ujarnya.
Baca juga: Telah Petakan Posisi Pilot Susi Air, Kapolda Papua: Negosiasi dan Penegakan Hukum akan Kita Lakukan
Lebih lanjut, Mathius mengatakan, pihaknya selalu menyiapkan ruang untuk bernegosiasi dan untuk siapapun yang merasa mampu berkomunikasi.
Aparat keamanan akan memberikan jaminan untuk siapapun yang mau berkomunikasi, meski ada juga batas waktu yang disediakan.
“Saya tidak bisa memberikan waktu cukup lama karena kami kan selalu ditanya sudah berapa lama kapan. Tentunya kecermatan dan ketelitian ini yang selalu dihitung dengan baik dan diperhatikan,” ucap Mathius.
Mathius menambahkan, jika ada unsur masyarakat dan unsur pemerintah yang terlibat aktif dalam membantu kelompok Egianus Kogoya, tentunya akan berhadapan dengan proses hukum.
“Saya tidak akan main-main lagi dan saya sudah warning tapi mereka selalu main-main dengan itu, jika ada yang memberikan uang kepada KKB dan memenuhi unsur yang saya katakan, periksa,” tandasnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papua/foto/bank/originals/01052023-Kapolda_Papua-1.jpg)