Festival Colo Sagu
Festival Colo Sagu, Herry Supono: Berhasil Memberi Ruang Kepada UMKM di Sentani
Festival yang dilaksanakan pada 26-28 Juni 2023 ini, dinilai berhasil untuk memberi ruang kepada pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM).
Penulis: Calvin Louis Erari | Editor: Roy Ratumakin
Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Calvin Louis Erari
TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA - Festival Colo Sagu yang dilaksanakan oleh Polres Jayapura, dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-77, pada 1 Juli 2023 nanti, resmi ditutup.
Festival yang dilaksanakan pada 26-28 Juni 2023 ini, dinilai berhasil untuk memberi ruang kepada pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM), di Bumi Kenambai-Umbai.
Hal tersebut diungkapkan satu dari warga Kelurahan Dofonsolo, Kota Sentani, Herry Supono kepada Tribun-Papua.com, saat penutupan Festival colo sagu, Rabu (28/6/2023), malam.
Baca juga: Festival Colo Sagu Resmi Ditutup, Edgar Aronggear: Kegiatan Ini Harus Jadi Event Rutin di Papua
Menurut Herry, festival tersebut cukup menarik, dan memberi manfaat kepada masyarakat
"Colo sagu ini sudah memberikan ruang kepada UMKM untuk terus mengembangkan produk-produk pangan lokal mereka, maka itu, kegiatan ini sangatlah luar biasa," kata Herry.
Sebagai warga, Herry berharap, acara bertema pangan lokal seperti colo sagu, tak hanya dilakukan oleh Polres Jayapura, namun perlu juga dilakukan oleh instansi lain.
Dengan peran instansi lain, lanjut Herry, berbagai event, seperti festival colo sagu dapat terus berlanjut.
"Kalau kita menunggu satu tahun baru Polisi yang buat, maka bagi saya, sangat tidak mungkin untuk bisa membantu pelaku UMKM di Kabupaten Jayapura untuk berkembang dan berinovasi," ujarnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papua/foto/bank/originals/30062023-Herry_Supono.jpg)