YPMAK
YPMAK dan YPTP Kerja Sama, Pinjamkan Ruko untuk Pasarkan Produk Sofa Karya Anak Asli Papua
Anak-anak YPTP dihuni oleh putra putri asli Mimika suku Amunngme dan Kamoro yang direktrut untuk mengerjakan sofa guna menghindari hal negatif.
Penulis: Marselinus Labu Lela | Editor: Gratianus Silas Anderson Abaa
Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Marselinus Labu Lela
TRIBUN-PAPUA.COM, TIMIKA – Yayasan Pemberdayaan Masyarakat Amungme Kamoro (YPMAK) selaku pengelola dana kemitraan PT Freeport Indonesia bekerja sama dengan Yayasan Pengembangan Talenta Papua (YPTP).
Adapun YPMAK meminjamkan satu unit rumah toko (ruko) kepada YPTP untuk digunakan YPTP untuk memperjualbelikan hasil karya anak asli Papua yaitu pembuatan kursi sofa yang tengah berkembang pesat.
Serah terima ruko tersebut dihadiri oleh Pembina YPTP, Abraham Timang didampingi Direktur YPTP, Didimus Kosi, Deputi Program YPMAK, Billy Korwa, Kadiv Program Sosial Ekonomi YPMAK, Fransiskus Wanmang beserta para staf YPMAK, di Jalan Hasanudin Timika, Jumat (7/7/2023).
Penyerahan ruko ditandai dengan penandatanganan serah terima dari pihak YPMAK kepada YPTP.
"Jadi YPTP memiliki peran besar bagi anak-anak putus sekolah meliputi suku Amungme Kamoro melalui pelatihan cara pembuatan sofa, dan ini merupakan satu terobosan sangat bagus," ungkap Deputi Program YPMAK, Billy Korwa kepada Tribun-Papua.com.
Ia mengatakan, penyerahan ruko pinjam pakai ini berkat koordinasi yang dibangun YPTP dan YPMAK sejak lama dan kini sudah terwujud sesuai dengan kebutuhan. Ruko ini diharapkan bisa dimanfaatkan dengan baik apalagi ini di depan jalan dan ramai.
"Kami harap prodak hasil karya tangan anak-anak bisa di pasarkan di ruko yang telah tersedia ini dam dapat membuka jaringan pasar," katanya.
Baca juga: YPMAK Gelar Workshop Lanjutan dan Sosialisasi Sistem Paket Program Pemberdayaan dan Kemandirian
Sementara Pembina YPTP, Abraham Timang pada kesempatan itu mengucapkan terima kasih kepada YPMAK karena telah meminjam pakaikan sati unit ruko yang letaknya sangat strategis.
"Terima kasih YPMAK sudah memberikan kesempatan kepada kami YPTP untuk menggunakan ruko ini untuk tempat produksi sekaligus penjualan sofa," katanya.
Ia mengatakan, anak-anak YPTP dihuni oleh putra putri asli Mimika suku Amunngme dan Kamoro yang direktrut untuk mengerjakan sofa guna menghindari hal negatif.
"Saat ini 20 anak yang aktif ikuti pelatihan pembuatan sofa bahkan sudah bisa mengerjakan sofa sendiri. Kalau dalam daftar anak putus sekolah ini berjumlah 265 orang," katanya.
Baca juga: YPMAK Sosialisasikan Alur Layanan RS Mitra Masyarakat kepada Pihak Gereja
Lanjut Abraham, sejauh ini sudah puluhan sofa yang di buat oleh anak-anak dan ada juga sudah berhasil terjual namun kendala selanjutnya adalah tempat penampungan sofa hasil buatan anak-anak.
"Kami kenadala tempat untuk memasarkan sofa sehingga dengan adanya pinjam pakai ruko dari YPMAK ini diharapkan menjual hasil produk kami," katanya.
Di sisi lain Direktur YPTP, Didimus Kosi berkata, ruko ini nantinya digunakan untuk memasarkan hasil produk sofa yang kualitasnya sangat baik.
Pada kesempatan itu Didimus meminta pihak YPMAK untuk melihat hasil produk sofa karya anak asli Mimika.
"Terima kasih atas pinjam pakai satu unit ruko untuk keperluan pemasaran sofa. Soal kualitas sofa terjamin dan kami akan gunakan ruko ini dengan baik," singkat Didimus. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papua/foto/bank/originals/ypmak-ruko.jpg)