YPMAK
Suster YPMAK Kawal Pasien Aindua Minum Obat Hingga Benar Benar Sembuh
“Respons masyarakat cukup baik, karena program ini sangat membantu pelayanan kesehatan. Kalau ada kekurangan, itu hal yang wajar
Ringkasan Berita:
- Jangkau Terpencil: Program Kampung Sehat YPMAK fokus memberikan layanan medis di wilayah yang belum tersentuh fasilitas kesehatan pemerintah.
- Siaga 24 Jam: Warga Aindua merasa sangat terbantu karena petugas medis tetap melayani pasien darurat meskipun pada tengah malam.
- Pantau Pengobatan: Selain mengobati petugas medis aktif melakukan Pemantauan Minum Obat (PMO) untuk memastikan kesembuhan pasien ISPA dan diare.
Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Feronike Rumere
TRIBUN-PAPUA.COM, MIMIKA – Program Kampung Sehat yang dijalankan Yayasan Pemberdayaan Masyarakat Amungme dan Kamoro (YPMAK) melalui Divisi Monitoring dan Evaluasi (Monev) Kesehatan di Kampung Aindua mendapat respons positif dari masyarakat dan aparat kampung.
Kepala Divisi Monev Kesehatan YPMAK, Riana Wadibar, mengatakan program tersebut dinilai cukup membantu dalam meningkatkan pelayanan kesehatan, khususnya di kampung-kampung yang belum tersentuh layanan pemerintah.
“Respons masyarakat cukup baik, karena program ini sangat membantu pelayanan kesehatan. Kalau ada kekurangan, itu hal yang wajar mengingat keterbatasan yang ada, namun kami berupaya memberikan pelayanan semaksimal mungkin,” ujarnya.
Baca juga: Dorong Ekonomi Berbasis Kerja, YPMAK Bentuk Pokja Kampung Aindua Kabupaten Mimika
Ia menjelaskan, fokus utama program Kampung Sehat adalah menjangkau wilayah yang belum memiliki layanan kesehatan. Namun, di beberapa kampung yang sudah memiliki fasilitas pemerintah, program ini tetap hadir sebagai bentuk dukungan.
“Program ini sifatnya mendukung. Tanggung jawab utama tetap pada pemerintah, tetapi kami berusaha membantu agar masyarakat tetap mendapatkan pelayanan yang layak,” jelasnya.
Riana juga berharap masyarakat dapat memanfaatkan layanan yang tersedia, mengingat program tersebut tidak bersifat permanen dan akan menyesuaikan dengan kebijakan ke depan.
Selain itu, ia menekankan pentingnya dukungan dari masyarakat agar petugas kesehatan yang ditugaskan dapat menjalankan pelayanan dengan optimal.
Baca juga: Warga Aindua Puji Program Kampung Sehat YPMAK yang Selalu Siaga 24 Jam
Terkait penarikan tenaga kesehatan setiap tiga bulan, Riana menjelaskan hal tersebut dilakukan karena keterbatasan tenaga yang dimiliki YPMAK.
“Tenaga kami terbatas, sehingga setelah tiga bulan bertugas mereka harus beristirahat sebelum kembali ditugaskan. Berbeda dengan pemerintah yang memiliki tenaga lebih banyak untuk sistem rotasi,” katanya.
Sementara itu, Petugas Kampung Sehat Aindua, Suster Siska bersama Koordinator Area Suster Ida Fauziah, menyebutkan bahwa penyakit yang paling menonjol di kampung tersebut adalah infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) dan diare.
"Selain memberikan pelayanan pengobatan, petugas juga melakukan Pemantauan Minum Obat (PMO) bagi pasien guna memastikan pengobatan berjalan dengan baik,"ungkap suster Siska.
Baca juga: Ini Cara Unik Petugas Medis YPMAK Lindungi Warga Ararau Dari Malaria
Sementara itu, Salah satu warga Kampung Aindua, Teresia Kamkaulah, yang mengaku terbantu dengan kehadiran program tersebut.
“Ada tim Kampung Sehat yang sangat membantu kami. Kalau ada warga sakit darurat, bahkan tengah malam pun tetap dilayani. Suster juga menjelaskan cara minum obat dengan baik,” terangnya.
Program Kampung Sehat diharapkan terus memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya dalam meningkatkan akses dan kualitas layanan kesehatan di wilayah terpencil.(*)
Tribun-Papua.com
YPMAK
Direktur YPMAK
YPMAK Peduli
Info YPMAK
Deputi Monitoring YPMAK
Divisi Kesehatan YPMAK
| Warga Aindua Puji Program Kampung Sehat YPMAK yang Selalu Siaga 24 Jam |
|
|---|
| Ini Cara Unik Petugas Medis YPMAK Lindungi Warga Ararau Dari Malaria |
|
|---|
| YPMAK Bentuk Pokja 2026 di Kampung Akar Guna Perkuat Ekonomi Berbasis Kerja |
|
|---|
| YPMAK Pantau Keberlanjutan Program Kampung di Mapar |
|
|---|
| Warga Kapiraya Sepakat Pilih Kembali Pengurus Lama Pokja YPMAK untuk 2026 |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papua/foto/bank/originals/kampungsehatyamaoamaks.jpg)