Info Kabupaten Keerom
Bupati Keerom Piter Gusbager: Menjadi Pemimpin Tidak Boleh Takut Resiko
Piter Gusbager terus melakukan berbagai gebrakkan program strategis dalam mewujudkan visi dan misinya.
Penulis: Yohanes Musanus Palen | Editor: Paul Manahara Tambunan
TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA - Bupati Keerom, Piter Gusbager terus melakukan berbagai gebrakkan program strategis dalam mewujudkan visi dan misinya selama memimpin di tapal batas.
Selain sektor ekonomi kerakyatan yang menjadi pusat perhatiannya, juga masalah pertanian, infrastuktur, pendidikan dan kesehatan yang kini terus dilakukan perubahan secara merata diseluruh wilayah di Kabupaten Keerom.
Di bawah kepimpinannya bersama Wakil Bupati Keerom, Wafir Kosasih baru saja menuntaskan utang Pemerintah Kabupaten Keerom kepada pihak Bank Papua senilai 200 miliar.
Baca juga: FKUB Ajak Masyarakat Keerom Berantas Narkoba
Utang tersebut merupakan peningalan kepemimpinan Pemerintahan sebelumnya yang dipergunakan untuk pembangunan infrastuktur jalan di Kabupaten Keerom ditahun 2018 lalu.
“Jadi pemimpin itu butuh keberanian dan jangan takut dengan resiko,” ujar Piter kepada Tribun-Papua.com, Rabu (19/7/2023) pagi.
Menurutnya, semua perubahan terus dilakukan di Kabupaten Keerom, faktor keberanian dan tidak takut akan resikolah yang menjadi dasar baginya dalam menyelesaikan berbagai persoalan yang terjadi di Kabupaten Keerom.
Sementara itu kalau berbicara masalah, sebetulnya masalah itu ada dimana-mana, demikian juga bicara soal keterbatasan dan hambatan itu pasti jelas ada.
“Jelas pasti ada kelemahan , peluang dan tantangan, yang perlu dimiliki oleh kita saat ini adalah keberanian dalam mengambil suatu keputusan,” katanya.
Mantan Dosen UNIPA Manokwari ini menyampaikan kahadiran Presiden dua kali ke Kabupaten Keerom merupakan hal yang luar biasa karena ini merupakan sejarah pertama sejak Kabupaten Keerom dibentuk.
Selain itu tantu patut disyukuri karena dampak dari kehadiran Presiden Jokowi ke Keerom sangat luar biasa, apalagi sesuai janjinya dalam waktu dekat ke depan Presiden akan datang lagi.
“Itu hanya butuh keberanian seorang kepala daerah saja, untuk bagaimana kita untuk mengetahui apa yang menjadi atensi pokok kita.Walaupun didalam kelemahan yang kita miliki tetapi apa yang menjadi potensi pokok kita harus diberdayakan,” ujarnya.
Baca juga: Bupati Keerom: Masyarakat Harus Bersatu Bangkitkan Pembangunan di Negeri Tapal Batas
Gusbager menyampaikan, Kabupaten Keerom memiliki potensi Sumber Daya Alam (SDA) yang berlimpah,namun semua potensi itu belum digarap secara baik untuk mendatangkan pendapatan bagi daerah.
“Paling penting disini adalah komitmen,pasti ada tantangan disana namun dengan sisa kepemimpinan yang tinggal setahun lebih kedepan akan tetap membangun Kabupaten Keerom dengan berbasis keungulan daerah baik itu sektor pertanian dan lain sebagainya,” pungkasnya.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papua/foto/bank/originals/piter-gusbager-di-sanitasi.jpg)