Info Jayapura
Dampak Pemekaran DOB, Pencaker di Kota Jayapura Menurun
Djoni Naa mengaku, satu di antara faktor menurunya data pencari kerja di Kota Jayapura karena adanya pemekaran Daerah Otonomi Baru di Tanah Papua.
Penulis: Yohanes Musanus Palen | Editor: Roy Ratumakin
Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Yohanes Musanus Palen
TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA – Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Jayapura, Djoni Naa mengaku jika pencari kerja di Kota Jayapura sudah mulai menurun.
“Kalau kita lihat data dibulan Juli 2023 ini data pencari kita sebanyak 5.500,jumlah ini berkurang dari sebelumnya yang terdata sebanyak 10.523 tenaga pencari kerja,” kata Djoni Naa ketika dihubungi Tribun-Papua.com via telepon selulernya, Kamis (20/7/2023) pagi.
Djoni Naa mengaku, satu di antara faktor menurunya data pencari kerja di Kota Jayapura karena adanya pemekaran Daerah Otonomi Baru (DOB) di Tanah Papua.
Baca juga: Pelatihan Sertifikasi Pencaker, Plh Sekda: Perusahan Harus Menerima OAP untuk Bekerja
Dikatakan, dengan adanya pemekaran tiga provinsi baru di Tanah Papua yang kini sudah menjadi 4 provinsi, sehingga besar kemungkinan ada perekrutan tenaga kerja yang banyak di tiga DOB tersebut.
“Termasuk mungkin adanya permintaan untuk PNS, tanaga kontrak dan honorer di daerah baru tersebut, sehingga tenaga kerja yang dulunya banyak di Kota Jayapura ini sudah mulai menyebar ke DOB ini,” ujarnya.
Sementara itu, kata Djoni Naa, pihaknya kini juga terus melakukan sejumlah program terutama melakukan pelatihan-pelatihan terhadap para calon tenaga kerja baru.
“Pelatihan bagi seorang calon tenaga kerja ini kita lakukan sesuai dengan permintaan pasar. Kita lakukan pelatihan berbasis kompetensi sesuai dengan keterampilan yang dibutuhkan," katanya.
Adapun beberapa keterampilan yang dilatih oleh Dinas Tenaga Kerja Kota Jayapura seperti pelatihan keterampilan barbershop, tata rias kecantikan, Security dan pelatihan keterampilan mengemudi. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papua/foto/bank/originals/20072023-Djoni_Naa.jpg)