Info Jayapura
Frans Pakey Akui Masih Ada Mahasiswa Angkatan 2014 Belum Lulus di UKSW Salatiga
Jadi masih ada beberapa anak-anak kita yang sejak 10 tahun lalu kita kirim melalui program beasiswa itu sejak 2014, 2015, 2016 dan 2017 belum selesai
Penulis: Yohanes Musanus Palen | Editor: M Choiruman
Laporan Wartawan Tribun-Papua.Com,Yohanes Musanus Palen
TRIBUN-PAPUA.COM-JAYAPURA - Penjabat Wali Kota Jayapura, Dr Frans Pakey mengakui masih ada beberapa mahasiswa yang dikirim Pemerintah Kota Jayapura untuk menempuh pendidikan di UKSW Salatiga belum menuntaskan perkulihannya sesuai kontrak yang disepakati selama 5 tahun.
Baca juga: Frans Pekey: Kontrak Program Beasiswa bagi Mahasiswa Port Numbay Hanya Berlaku 5 Tahun
“Jadi masih ada beberapa anak-anak kita yang sejak 10 tahun lalu kita kirim melalui program beasiswa itu sejak 2014, 2015, 2016 dan 2017 belum selesai,” ungkap Frans Pakey.
Lebih lanjut Frans Pekey menyampaikan, jika dirinya sudah bertemu langsung dengan beberapa mahasiswa tersebut di Salatiga untuk menanyakan terkait kendala dan persoalan yang mereka hadapi selama ini.
Namun pihaknya sudah sampaikan bahwa beasiswa dari Pemerintah Kota Jayapura untuk mereka sudah dihentikan.
Tetapi pihaknya tetap mencari solusi untuk bisa membantu mereka melalui bantuan studi atau pendidikan sesuai aturan keuangan yang ada.
Pekey juga mendorong bersama para orang tuanya agar anak-anak ini bisa selesai studinya di UKSW Salatiga ditahun ini.
“Rata-rata setelah saya diskusikan dengan mereka ada yang dalam waktu dekat ini sudah mau wisuda di Oktober 2023 dan ada yang di Janurai dan Juni 2024,” terangnya.
Baca juga: Kuliah Gratis di UKSW Salatiga, Pemkot Jayapura Seleksi Penerima Beasiswa Khusus Port Numbay
Pekey menjelaskan, Pemerintah Kota Jayapura juga telah menyiapkan asrama khusus bagi mahasiswa yang dibiaya Pemerintah di UKSW Salatiga,namun pihaknya akan kembali membenahi keberadaan asrama itu termasuk pengelolaan manajemen dari asrama tersebut baik untuk putra maupun putri.
“Mungkin nanti ada petugas dari Dinas Pendidikan atau UPT yang akan kita tempatkan disana sebagai pengurus asrama,hal ini penting sehingga pengawasannya lebih ketat lagi,”ujar Pekey.
Pekey menargetkan pembenahan asrama tersebut secepatnya dilakukan,sehingga mahasiswa yang baru bergabung disana nanti mereka bisa tempati dengan sistem pengelolaan manajemen yang baru. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papua/foto/bank/originals/Penjabat-Wali-Kota-Jayapura-Frans-Pekey-menyebut-rencana-p.jpg)