Senin, 11 Mei 2026

Sejarah

Ini Sejarah Penggunaan Nama Indonesia

Dikutip dari Kompaspedia, nama Indonesia digunakan pertama kali sejak abad ke-19 dalam penelitian etnografi oleh peneliti asing.

Tayang:
Editor: Roy Ratumakin
Tribun-Papua.com/Raymond Latumahina
ILUSTRASI - Parade Pemuda Batak Bersatu (PBB) Provinsi Papua dalam aksi pembentangan bendera merah putih sepanjang 77 meter di Danau Love, Kabupaten Jayapura, Papua, Minggu (14/8/2022). 

Organisasi itu menjadi awal kemunculan organisasi-organisasi lain yang menggunakan nama Indonesia dan menyuarakan kemerdekaan.

Saat itu, penggunaan istilah Indonesia tak lagi diartikan secara geografis, melainkan memiliki tujuan politis.

Pemilihan nama Indonesia didasarkan atas keengganan para pemuda ini dikenal sebagai kelompok berdasarkan etnis.

Tak hanya itu, mereka juga tak menyukai penyebutan "inlander" oleh orang Belanda karena berkonotasi merendahkan.

Baca juga: Bupati Gusbager ’Launching’ HUT RI ke 78 dan Bagikan Bantuan, Warga Arso Timur Antusias

Atas dasar itu, mereka lebih memilih menggunakan nama "Indonesia" sebagai penegasan bahwa mereka bukan bagian dari Hindia Belanda.

Perhimpunan Indonesia kemudian berkembang menjadi organisasi yang vokal melawan penjajahan Belanda.

Beberapa tokoh yang ada di dalamnya adalah Mohammad Hatta, Mangoenkoesoemo, Koesoema Soemantri, J Sinatala, dan Sastromoeljono.

Organisasi ini kemudian menerbitkan sebuah majalah bernama Indonesia Merdeka dan menjadikannya sebagai media propaganda.

 

 

Dikenal Secara Internasional

Nama Indonesia semakin dikenal luas di dunia berkat Mohammad Hatta yang menghadiri Kongres Gerakan Perdamaian Internasional di Perancis pada 1926.

Melalui kongres itu, Hatta meyakinkan dunia akan keberadaan Indonesia secara geografis dan politis.

Tak hanya di Perancis, nama Indonesia juga berkumandang di Belgia dalam sebuah Kongres Anti Penindasan Imperialisme dan Kolonialisme pada 1927.

Adalah Nazir Datuk Pamuntjak, perwakilan dari Perhimpunan Indonesia yang berpidato dengan judul "Indonesie en de Vrijheid-strijd" (Indonesia dalam Perjuangan Kemerdekaan).

Puncaknya, kesadaran penggunaan nama Indonesia secara politis disuarakan dalam Kongres Pemuda II pada 27-28 Oktober 1928 melalui Sumpah Pemuda. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul - Menilik Sejarah Penggunaan Nama Indonesia...

Sumber: Kompas.com
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved