Selasa, 14 April 2026

Info Jayapura

Pemkab Jayapura Dorong Literasi Sektor Komunitas Kampung, Triwarno: Jadi Pilot Project

Pelatihan tersebut bertujuan untuk mendukung kecakapan masyarakat dalam menggunakan dan mengakses teknologi, informasi, serta komunikasi.

Penulis: Putri Nurjannah Kurita | Editor: Roy Ratumakin
Tribun-Papua.com/Putri Nurjannah Kurita
Foto bersama Penjabat Bupati Jayapura, Triwarno Purnomo bersama OPD dan peserta pelatihan literasi digital sektor kampung di aula lantai dua Kantor Bupati Jayapura, Gunung Merah, Sentani, Distrik Sentani. 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Putri Nurjannah Kurita

TRIBUN-PAPUA.COM, SENTANI – Pemerintah Kabupaten Jayapura mendorong pelatihan literasi digital sektor komunitas kampung yang diikuti ratusan peserta dari tujuh distrik.

Tujuh ditrik tersebut diantaranya, Distrik Sentani, Sentani Timur, Barat, Waibu, Nimboran, Nimbokrang, dan Distrik Ebungfauw.

Pelatihan tersebut bertujuan untuk mendukung kecakapan masyarakat dalam menggunakan dan mengakses teknologi, informasi, serta komunikasi.

Baca juga: Pelatihan Dosen Angkatan 2 Literasi Baca Tulis dan Numerasi, Unicef: Diikuti 24 Orang

Penjabat Bupati Jayapura, Triwarno Purnomo saat membuka kegiatan pelatihan tersebut mengatakan, Kabupaten Jayapura sebagai pilot project mengarah pada Kota Cerdas (smart city).

Yang mana beberapa komponen smart city, katanya, mulai dari pemerintah cerdas (smart goverment), ekonomi pintar (smart economic), dan masyarakat pintar (smart citizens).

 

 

"Jadi masyarakat juga harus smart kalau sudah di awali dengan smart goverment," ujarnya di aula lantai dua kantor bupati Jayapura, Gunung Merah, Sentani, Distrik Sentani, Senin (21/8/2023).

Triwarno menjelaskan dibangunnya 187 side tower BTS melalui Dinas Komunikasi dan Informasi (Kominfo) Kabupaten Jayapura dan mitra, penerapan literasi digital menjadi penting agar dimanfaatkan oleh masyarakat ke arah yang positif.

Baca juga: Program Si-Ipar Kembali Tingkatkan Kemampuan Literasi Anak di Pelosok Nduga

"Karena itu kita harus tahu arus informasi kencang ada dampak positif dan negatif, positif mempercepat pembelajaran di sekolah dan perkantoran kantor. Dampak negatif inilah kita butuh kecakapan. Memilih, evaluasi, share, harus dengan bijak dan bertanggung jawab," tegasnya.

Pihaknya menyasar 800 peserta dari delapan distrik yang akan mengikuti pelatihan selama empat hari dimulai pada 21-25 Agustus 2023 itu.

Kegiatan yang digagas oleh Kominfo Kabupaten Jayapura itu berkolaborasi bersama Balai Pemberdayaan Desa dan Kawasan.

Ia berharap melalui pelatihan tersebut masyarakat dapat menggunakan internet secara baik. (*)

Sumber: Tribun Papua
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved