Senin, 27 April 2026

Pemkot Jayapura

Pemerintah Segera Perluas Pemasangan Hydrant di Kota Jayapura, Frans Pekey: Penduduk Semakin Padat

Pemadam kebakaran juga mengalami kesulitan karena posisi hydrant yang digunakan jauh dari pemukiman warga, serta ada yang rusak.

Penulis: Yohanes Musanus Palen | Editor: Paul Manahara Tambunan
Tribun-Papua.com/Hans Palen
Penjabat Wali Kota Jayapura, Frans Pekey, menyebut rencana pembangunan Universitas Katolik itu harus disambut baik oleh seluruh masyarakat di tanah Papua. 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Yohanes Musanus Palen

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA - Pemerintah Kota Jayapura akan memperluas pemasangan hydrant pada sejumlah titik rawan kebakaran.

Penjabat Wali Kota Jayapura, Frans Pekey mengatakan hal itu sebagai upaya antisipasi potensi kebakaran, khususnya di daerah padat penduduk.

“Kita tau bersama bahwa Kota Jayapura ini sudah semakin padat penduduknya, sehingga tingkat kerawanan terhadap bahaya kebakaran semakin tinggi,” ujarnya kepada Tribun-Papua. com di Kantor Wali Kota Jayapura, Jumat (25/8/2023).

Baca juga: Damkar Kota Jayapura Kerahkan Kekuatan Penuh, Padamkan Kebakaran di Belakang Pasar Youtefa

Pekey mengakui maraknya kebakaran di wilayah Kota Jayapura belakangan ini.

Pemadam kebakaran juga mengalami kesulitan karena posisi hydrant yang digunakan jauh dari pemukiman warga, serta ada yang rusak.

“Memang sudah ada di beberapa titik yang kita sudah pasang selama ini, tetapi sudah tidak berfungsi, ke depan kita harus kembangkan dan perluas lagi,” katanya.

Selain fasilitas hydrant yang kurang, Pemkot Jayapura juga masih kekurangan mobil pemadam kebakaran.

Ia menyebut mobil pemadam kebakaran yang ada saat ini berukuran besar, sehingga butuh unit yang kecil untuk menjangkau pemukiman warga.

"Ini membuat petugas pemadam kebakaran kesulitan untuk masuk ke areal pemukiman yang padat penduduknya ketika terjadi kebakaran, karena ukuran mobil damkarnya besar semua."

Baca juga: Damkar Sering Terlambat, BPBD Jayapura: Ada Kendala Armada dan Pasokan Air

Pekey pun mengaku telah mengajukan kebutuhan mobil pemadam kebakaran ke Pemerintah Provinsi Papua.

“Mudah-mudahan dalam waktu dekat ini kita dapat bantuan mobil Damkar yang berukuran kecil. Kemungkinan ada dua unit nanti,” pungkasnya. (*)

Sumber: Tribun Papua
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved