Info Keerom
Bupati Gusbager Berikan Santunan ke 34 Peserta Nikah Massal
Bupati Gusbager menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas terselenggaranya kegiatan pemberkatan nikah masal tersebut.
Penulis: Ahmad Buendi Ginting | Editor: Roy Ratumakin
Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Ahmad Buendi Ginting
TRIBUN-PAPUA.COM, KEEROM - Pemberkatan nikah massal yang diselenggarakan oleh Tim Penggerak PKK Provinsi Papua mendapat apresiasi dari Bupati Keerom Piter Gusbager.
Kegiatan tersebut dilaksanakan di Gereja Katolik St Maria Asumta dan Gereja GKI Petra Bate, Kampung Bibiosi Distrik Arso, di mana 34 pasangan mengucapkan janji pernikahan di hadapan Pastor dan Pendeta.
Bupati Gusbager menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas terselenggaranya kegiatan pemberkatan nikah masal tersebut.
Baca juga: Ditambah Jalur Otsus, Jumlah Anggota DPRD Keerom Bakal Bertambah
Ia menyebut, kegiatan ini sangat tepat sasaran dan berdampak langsung kepada masyarakat.
Diharapkan dinas-dinas terkait dapat menganggarkan kegiatan ini karena benar-benar dapat menyelesaikan masalah yang ada dalam keluarga, salah satunya dengan tervalidasinya dokumen administrasi kependudukan.
"Saya menyambut gembira dan menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada Pemerintah Provinsi Papua khususnya kepada Bapak Gubernur dan jajaran serta TP PKK Papua yang telah menyelenggarakan kegiatan pemberkatan nikah masal ini," kata Bupati Gusbager.
Saat ini Pemkab Keerom sedang serius dan menjemput bola untuk menyelesaikan data kependudukan yang valid dan akurat melalui program Gemakesa (Gerakan Masyarakat Keerom Sadar Administrasi Kependudukan) yang telah digalakan sejak tahun lalu.
Bupati Gusbager berharap seluruh pihak untuk turut andil dan terlibat dalam pembangunan daerah dengan harapan secara perlahan-lahan Kabupaten Keerom dipulihkan dan diberkati oleh Tuhan YME.
Baca juga: Jadi Tuan Rumah, Pemkab Keerom Terus Matangkan Persiapan Pesparawi XIV 2024
Bupati Gusbager turut menjadi saksi pemberkatan nikah massal dan memberikan santunan sebesar Rp. 10 juta kepada setiap pasangan.
Kegiatan tersebut dihadiri sejumlah pimpinan OPD dan Kepala Distrik Arso, Ketua TP PKK Keerom, TNI/Polri, Tokoh Agama, masyarakat, dan keluarga masing-masing pengantin.
Selain itu, Pemkab Keerom juga gencar dalam membangun infrastruktur jalan dan jembatan untuk memudahkan akses masyarakat menuju pusat kota, tempat kerja, dan tempat pendidikan.
Dengan adanya infrastruktur yang memadai, diharapkan dapat membuka peluang kerja baru bagi masyarakat serta meningkatkan perekonomian daerah.
Baca juga: Tingkatkan Layanan Kesehatan Masyarakat, RSUD Kwaingga Keerom Berupaya Tingkatkan Akreditasi
Pemkab Keerom juga memberikan perhatian khusus pada sektor pertanian dengan mengadakan pelatihan dan bimbingan teknis bagi petani dalam mengembangkan usahanya.
Hal ini dilakukan untuk meningkatkan produksi dan kualitas hasil pertanian serta meningkatkan kesejahteraan petani.
Melalui berbagai program yang dilaksanakan oleh Pemkab Keerom, diharapkan dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat dan membangun Kabupaten Keerom menjadi lebih maju dan sejahtera.
Sementara itu Plt Ketua TP PKK Provinsi Papua, Sientje Latuputty menyampaikan bahwa program pemberkatan nikah massal ini merupakan langkah PKK dalam mengajarkan masyarakat akan pentingnya administrasi kependudukan.
Semua pasangan yang telah dinikahkan langsung dilakukan pencatatan sipil sehingga sah secara negara. Ini tentu sangatlah penting bagi keluarga-keluarga dalam mendapatkan hak dan kewajibannya sebagai warga negara.
"Semua pasangan yang telah di nikahkan tadi langsung dilakukan pencatatan sipil sehingga sah secara negara. Ini tentu sangatlah penting bagi keluarga-keluarga dalam mendapatkan hak dan kewajibannya sebagai warga negara," pungkasnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papua/foto/bank/originals/08092023-Nikah_Massal_di_Keerom.jpg)