Wisata Papua
Melihat Laguna Karawapop, Surga Tersembunyi di Pulau Misool Raja Ampat
Misool adalah satu dari empat pulau besar di Kepulauan Raja Ampat yang berbatasan langsung dengan Laut Seram.
TRIBUN-PAPUA.COM - Siapa tak kenal Raja Ampat, kepualan terindah di ujung Timur Indonesia.
Raja Ampat terdiri dari gusan kepulauan. Indahnya destinasi bahari di Provinsi Papua Barat Daya ini membuat dunia terpesona.
Seperti Pulau Misool, misalnya, punya segudang pemandangan ke arah lautnya yang mempesona.
Misool adalah satu dari empat pulau besar di Kepulauan Raja Ampat yang berbatasan langsung dengan Laut Seram.
Panorama pulau seluas 2.034 kilometer (km) persegi ini memang sangat indah.
Baca juga: Pengrajin Pamerkan Hasil Kerajinan dan Demo Pembuatan Gerabah di Festival Helay Mbay Hote Mbay
Keindahan destinasi wisata ini akan dijumpai ketika wisatawan berada di Danau Karawapop di Pulau Misool.
Danau Karawapop di Pulau Misool terkenal karena memiliki bentuknya yang jika diamati dari jauh menyerupai simbol hati atau love (cinta).
Tidak heran jika masyarakat setempat dan wisatawan menjulukinya sebagai danau cinta, telaga cinta, atau Love Lagoon (laguna cinta).
Salah satunya ketika wisatawan mengunjungi Danau Karawapop di Pulau Misool.
Danau Karawapop di Pulau Misool terkenal karena memiliki bentuknya yang jika diamati dari jauh menyerupai simbol hati atau love (cinta).
Tidak heran jika masyarakat setempat dan wisatawan menjulukinya sebagai danau cinta, telaga cinta, atau Love Lagoon (laguna cinta).
Siluet perairan yang menyerupai simbol hati terlihat tegas, terutama di perbatasan kedalaman yang biru gelap seperti sengaja dibingkai oleh indahnya batu karang.
Di salah satu sisinya terlihat keberadaan dermaga yang kerap digunakan oleh speed boat yang mengantar wisatawan untuk bersandar.
Mengenal Danau Karawapop di Pulau Misool
Danau Karawapop adalah danau laut yang diapit oleh tiga pulau, sehingga apabila dilihat dari sudut tertentu bentuknya akan menyerupai simbol hati.
Nama Karawapop disematkan karena lokasinya berada di dalam kawasan Geosite Karawapop.
Dalam penelitian berjudul "Kapan Terbentuknya Danau Laut Misool Raja Ampat?" (2017) yang dilakukan Gandi Y.S. Purba, Eko Haryono, dan Sunarto dari Fakultas Geografi UGM, danau laut (anchialine lake) adalah badan air yang keseluruhan dikelilingi oleh daratan dan sangat bervariasi pada bentuk, ukuran dan jarak dari laut.
Danau laut adalah ekosistem unik yang pada bagian permukaan nya terisolasi dari laut (landlock).
Walaupun di permukaan terlihat tidak terhubung, namun bagian danau ini terhubung melalui gua, terowongan, lubang, rekahan, atau sistem perairan dasar danau.
Ekosistem danau laut yang dikelilingi oleh tebing dan bukit karst ini terbentuk bisa terjadi ketika air laut mengisi cekungan akibat kenaikan muka air laut, aktivitas tektonik, atau kombinasi keduanya.
Di Kepulauan Raja Ampat sendiri terdapat 55 danau laut, yang 40 diantaranya berada di Pulau Misool.
Baca juga: Tambang Pasir di Danau Sentani Dikawatirkan Rusak Lingkungan, Warga Mengeluh Air Keruh
Menurut waktu pembentukannya, danau-danau laut di Misool terbentuk pada Holosen dan berumur lebih muda daripada danau laut di Palau, sebuah negara kepulauan di Samudra Pasifik yang ditaksir berusia 12 ribu tahun.
Dari tujuh buah danau yang diukur, yakni Lenamkana, Balbullol, Lenkafal, Keramat, Keramat 2, Keramat 3, dan Karawapop, diketahui danau mana yang berumur paling tua.
Di antara ketujuh danau tersebut, danau laut di Pulau Misool yang paling dalam atau yang paling tua yakni Danau Balbullol yang berumur paling tidak dimulai tenggelam 9250 BP.
Selanjutnya setelah 9250 BP, muka air terus naik mengisi bagian-bagian yang cekung dan membentuk danau-danau laut lainnya.
Adapun diantara ketujuh danau tersebut, danau laut yang terakhir terbentuk adalah Danau Karawapop karena danau ini yang paling dangkal.
Cara Menuju Danau Karawapop di Pulau Misool
Untuk mencapai Danau ‘Cinta’ Karawapop, wisatawan dapat memulai perjalanan dari Pelabuhan Sorong ke Pelabuhan Yellu di Misool dengan kapal motor express.
Setelah menempuh 4 jam perjalanan dari Pelabuhan Sorong ke Pelabuhan Yellu, wisatawan bisa melanjutkan perjalanan dengan menaiki speed boat untuk sampai ke tujuan utama.
Pemandangan unik bentuk Danau Karawapop bisa disaksikan dari puncak bukit, yang akan memakan waktu pendakian sekitar 30 menit.
Meski perjalanan naik cukup terjal, namun ketika melihat indahnya pemandangan Danau Karawapop, gugusan Kepulauan Raja Ampat,dan birunya Laut Seram, rasa lelah tentunya akan langsung terbayar lunas. (*)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Danau Karawapop, Pesona Laguna Cinta di Pulau Misool Raja Ampat",
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papua/foto/bank/originals/WISATA-Danau-Karawapop-di-Pulau-Misool-Raja-Ampat-indonesiatravel.jpg)