Palestina vs Israel
Konflik Hamas-Israel, Bagaimana Sikap AS? Ada Pergerak Kapal Perang dan Pesawat Tempur
Juru Bicara Dewan Keamanan Nasional Gedung Putih, John Kirby menyatakan, pihak tidak berniat mengirimkan pasukan ke wilayah Israel.
TRIBUN-PAPUA.COM – Penyerangan secara brutal dilakukan Hamas Palestina ke wilayah Israel. Akibatnya, ribuan orang meninggal dan lainnya alami luka-luka.
Pascapenyerangan tersebut, Israel pun melakukan serangan balik ke Jalur Gaza yang didiami oleh warga sipil Palestina.
Lantas, bagaimana sikap Amerika Serikat atas perang yang terjadi di Palestina-Israel tersebut?
Baca juga: BALAS DENDAM: Israel Bombardir Jalur Gaza, Ini Ancaman Hamas Palestina
Juru Bicara Dewan Keamanan Nasional Gedung Putih, John Kirby menyatakan, pihak tidak berniat mengirimkan pasukan ke wilayah Israel.
"Tidak ada niat untuk menempatkan AS di lapangan (Israel)," kata Kirby kepada wartawan, Senin (9/10/2023), dikutip dari CNN.
Pernyataan ini merespons pergerakan kapal perang angkatan laut AS serta pesawat tempur ke Laut Mediterania.
Menurut dia, penempatan pasukan ini ditujukan untuk melindungi kepentingan AS di wilayah tersebut.
Sebab, Pentagon khawatir bahwa konflik Hamas-Israel akan meluas.
Senada, seorang pejabat senior pertahanan mengatakan, kapal perang dan pesawat tersebut untuk menghalangi negara atau kelompok mana pun untuk ikut berperang.
Hal ini sekaligus menunjukkan komitmen nyata AS terhadap dukungan pertahanan Israel.
Baca juga: Israel Balas Serangan Hamas di Gaza, Palestina Minta PBB Turun Tangan
Belum Pertimbangkan Evakuasi Warganya
Sementara itu, Pemerintah AS saat ini juga belum mempertimbangkan evakuasi darurat warganya di Israel.
Dalam sebuah pernyataan, Presiden AS Joe Biden mengatakan, Departemen Luar Negeri memberikan bantuan konsuler dan memperbarui peringatan keamanan agar warga tetap mengetahui perkembangan situasi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papua/foto/bank/originals/10102023-Jalur_Gaza-1.jpg)