Info Keerom
Penyediaan Air di Keerom, Dinas PUPR Terus Maksimalkan UPTD SPAM
Cakupan alirannya sendiri melayani daerah Arso 3, 5, 12, 9 dan nantinya akan mengaliri Arso 7, 8 dan 11 yang saat ini tahap perencanaan.
Penulis: Ahmad Buendi Ginting | Editor: Roy Ratumakin
Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Ahmad Buendi Ginting
TRIBUN-PAPUA.COM, KEEROM – Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Keerom, Mujiono mengatakan, Unit Pelaksana Teknis Daerah Sistem Penyediaan Air (UPTD SPAM) saat melakukan percobaan pengaliran menuju RSUD Kwaingga guna mendeteksi apakah adanya pipa yang mengalami kebocoran guna selanjutnya diperbaiki semaksimal mungkin.
"Kami PU sendiri berharap nantinya ada pembiayaan oprasional selanjutnya dapat mengalir secara menerus karena pihaknya menargetkan akan mengalir secara terus menerus," kata Mujiono.
Baca juga: APBD Perubahan Keerom 2023 Naik Rp 89 M, Sekda Minta OPD Bekerja Keras
Kedepan pihaknya akan mensosialisasikan tarif, dimana mengenai perda tarif air akan segera diterbitkan sehingga pihaknya dapat mensosialisasikannya sehingga nantinya ada pendapatan atau PAD daerah yang tidak lagi membebani APBD.
"Sampai hari ini debit air melimpah yang intakenya diambil dari danau Sentani di Arso 3 dan Bosternya di Arso 14 dan kedepan bila lancar akan ditambah bosternya di Arso 8 dan sekitarnya dan nantinya akan disambungkan kerumah," ujarnya.
Cakupan alirannya sendiri melayani daerah Arso 3, 5, 12, 9 dan nantinya akan mengaliri Arso 7, 8 dan 11 yang saat ini tahap perencanaan.
Pihaknya mengutamakan terlebih dahulu ke pasilitas umum seperti Rumah Sakit.
"Kami berharap tidak ada lagi persoalan sehingga aliran ini nantinya berkelanjutan karena mastarakat menunggu untuk dialirkan secara rutin dan ini perlu dukungan pendanaan APBD terutama pengadaan BBM dan UPTD mengharapkan dana oprasional karena sementara ini belum ada pemasukan dari pelanggan," pungkasnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papua/foto/bank/originals/17102023-Mujiono.jpg)