Senin, 13 April 2026

Papua Terkini

Papeda Tampil di Logo Google Hari Ini: Makanan Khas Masyarakat Maluku hingga Papua

Beberapa huruf dari tulisan Google digantikan gambar mangkuk yang berisi masakan khas Indonesia timur.

Tribun-Papua.com/Istimewa
Papeda, makanan khas Indonesia Timur dalam Google Doodle 20 Oktober 2023(Google) 

TRIBUN-PAPUA.COM - Hari ini, Jumat (20/10/2023), terbilang istimewa bagi masyarakat wilayah Indonesia Timur; mulai dari Maluku, Papua, dan beberapa daerah di Sulawesi.

Bak apresiasi, logo google pencarian berubah bentuk. 

Tampilannya menunjukkan Papeda.

Beberapa huruf dari tulisan Google digantikan gambar mangkuk yang berisi masakan khas Indonesia timur.

Makanan yang berupa bubur dengan tekstur menyerupai lem atau gel berwarna putih bening tersebut ditampilkan dalam mangkuk berwarna cokelat yang diapit dua piring lain berisi lauk, termasuk ikan kuah kuning di sisi kiri.

Baca juga: Makan Papeda di Gerabah Simbol Kebersamaan dan Kerukunan Masyarakat di Kampung Abar

Berdasarkan keterangan Google, doodle hari ini dibuat untuk memperingati deklarasi papeda sebagai warisan budaya tak benda (intangible cultural heritage) dari Indonesia oleh United Nations Educational Scientific and Cultural Organization (UNESCO), pada 20 Oktober 2015.

Bahan dasar papeda adalah tepung sagu dari batang pohon sagu yang banyak tersebar di Indonesia. Satu pohon bisa menghasilkan sekitar 150 kilogram hingga 300 kilogram tepung sagu.

"Tanaman ini menyediakan rangkaian nutrisi yang seimbang, termasuk protein, karbohidrat, kalsium, dan zat besi," tulis Google dalam laman penjelasannya tentang doodle terkait.

Cara membuat papeda ikut dijelaskan.

Pertama-tama, sagu yang diambil dari pohon dicampur dengan air mendidih lalu diaduk hingga mengental.

Baca juga: Resmi Dibuka, Festival Makan Papeda Bersama di Abar Kabupaten Jayapura

Kemudian, taburkan kunyit, kemangi, sereh, dan daun salam, tulis Google.

Kepala Diskominfo Kabupaten Jayapura, Gustaf Griapon saat memenang Sempe yang berisi papeda di Kampung Abar.
Kepala Diskominfo Kabupaten Jayapura, Gustaf Griapon saat memenang Sempe yang berisi papeda di Kampung Abar. (Tribun-Papua.com/Calvin Erari)

Bagi masyarakat di Papua dan Maluku, papeda bukan sekedar makanan. Papeda bahkan dihormati dan disakralkan karena kerap dihidangkan dalam upacara-upacara adat.

Salah satunya, papeda kerap disajikan dalam upacara Watani Kame yang digelar sebagai tanda berakhirnya siklus kematian seseorang. Papeda dibagikan kepada relasi yang banyak membantu selama upacara. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Logo Google Hari Ini Berubah Jadi Papeda, Makanan Khas Maluku dan Papua"

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved