ypmak
Yayasan Pemberdayaan Masyarakat Amungme dan Kamoro (YPMAK)

Pemkab Jayapura

I-PADI Kabupaten Jayapura Diharapkan Beri Dampak Pertumbuhan Sektor Pertanian

I-PADI merupakan proyek perubahan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) sebagai Peserta Kepemimpinan Nasional Tingkat II angkatan XXX.

|
Tribun-Papua.com/ Putri
Asisten II Setda Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Delila Giay saat memberika sambutan pada sosialisasi dan pelatihan IoT (Internet of Things) Pertanian Digital (I-PADI) di Kabupaten Jayapura di aula kantor Bupati Jayapura, Sentani, Distrik Sentani. 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Putri Nurjannah Kurita

TRIBUN-PAPUA.COM, SENTANI - Pertanian Digital (I-PADI) Kabupaten Jayapura diharapkan memberikan dampak pada pertumbuhan sektor pertanian.

Demikian disampaikan Asisten II Setda Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Delila Giay saat membuka sosialisasi dan pelatihan IoT (Internet of Things) Pertanian Digital (I-PADI) di Kabupaten Jayapura di aula kantor Bupati Jayapura, Sentani, Distrik Sentani, Selasa (24/10/2023).

I-PADI merupakan proyek perubahan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) sebagai Peserta Kepemimpinan Nasional Tingkat II angkatan XXX 2023, Gustaf Griapon.

Baca juga: Pemkab Jayapura Harap MSF Jadi Pelindung Masyarakat Adat

Delila mengatakan, perkembangan teknologi saat ini maka setiap daerah harus mampu menyesuaikan diri dengan kabupaten lainnya.

Kemampuan daerah dalam pelayanan publik mejadi triger atau pemicu untuk perkembangan daerah meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

"Pengelolaan data dan informasi yang dilakukan terutama pada sektor pertanian belum mempunyai lahan khusus yang dapat diakses oleh seluruh stakeholder sehingga dampak pertumbuhan sektor pertanian belum maksimal," jelasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Jayapura, Gustaf Griapon menjelaskan, aplikasi I-PADI akan dipergunakan untuk lahan pertanian untuk komoditas lahan jagung,rica, dan padi.

"Lahan pertanian jagung disiapkan dari petani. Lahan pertanian jagung 60x100 sudah di traktor dari Dinas Pertanian. Lahan pertanian cabai di lahan SMK Negeri 2 Nimboran," jelasnya.

Pihaknya akan meluncurkan aplikasi tersebut pada 30 Oktober 2023. Sementara itu dalam sosialisasi kegiatan sosialisai I-PADI diikuti oleh perangkat daerah dari dinas perkebunan, pertanian, akademisi, mahasiswa, siswa SMK Pertanian dan TKJ. Pelatihan tersebut juga didukung Bank Papua, PDAM, dan Telkomsel. (*)

 

 

Sumber: Tribun Papua
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved