Info Merauke
Kopi Khas Merauke Papua Selatan Mendunia, Kini Hadir di Turki
Kali ini, Rumah Kopi D’waroeng (RKD) mengeksplorasi pasar Global dengan mengambil bagian dalam acara Halal Expo 2023 Internasional Trade Fair.
Penulis: Yulianus Bwariat | Editor: Paul Manahara Tambunan
Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Yulianus Bwariat
TRIBUN-PAPUA.COM, MERAUKE - Sebuah gebrakan baru dilakukan seorang pelaku UMKM asal Merauke, Papua Selatan.
Kali ini, Rumah Kopi D’waroeng (RKD) mengeksplorasi pasar global dengan mengambil bagian dalam acara Halal Expo 2023 Internasional Trade Fair.
Acara yang pelaksanaan dimulai pada tanggal 23-26 November 2023 itu, dilaksanakan di Istanbul, Turki.
Owner RKD, Jasman Tristanto kepada Tribun-Papua.com, mengatakan, dirinya merasa bangga mendapatkan kesempatan untuk memperkenalkan Kopi Indonesia khususnya asal Kota Merauke, Papua Selatan.
Baca juga: Sugiyanto Dilantik Jadi PAW Ketua DPRD Merauke Gantikan Mendiang Benjamin Latumahina
"Langkah ini didorong oleh kolaborasi yang erat antara Bagian Perekonomian Setda Merauke dan Rumah Kopi d'warong, di bawah pengawasan penuh Staf Ahli Bupati, Bapak Frumensius Obe, yang memberikan penghargaan atas prestasi ekonomi yang gemilang," ucap Jasman melalui telepon selularnya, Jumat (24/11/2023).
Sambungnya, dibawah komando yang efisien dari Bapak Frumensius Obe dan Bagian Perekonomian Setda Merauke, Rumah Kopi d'waroeng dapat memperkenalkan dua ragam kopi unggulan asal Merauke, yaitu Kopi
Robusta Muting dan Kopi Liberika Yeinan.
"Kedua Kopi ini mencerminkan keberagaman dan keunggulan produk lokal dari Kabupaten Merauke."
"Namun, dalam pameran ini, fokus tidak hanya terpaku pada kopi RKD juga berperan sebagai platform bagi UMKM, seperti kelompok Mace Kanum, Madu Pokos, dan para pengrajin Kerajinan Kulit Buaya," imbauhnya.
Untuk diketahui, kelompok Mace Kanum menyuguhkan keindahan dengan produk-produk dari kayu putih, buah merah, dan madu hutan Yanggandur.
Madu Pokos menghadirkan kelezatan dengan madu berkualitas tinggi seperti madu Mentya dan Bress.
Sementara itu, para pengrajin dompet dan ikat pinggang memberikan sentuhan elegan dan keunikan berbahan kulit Buaya.
"Partisipasi dalam pameran ini bukan sekadar ekspansi global bagi RKD Coffee Merauke, tetapi juga menawarkan peluang emas bagi UMKM untuk meraih pasar internasional," tutur Jasman.
Pria yang juga berprofesi sebagai anggota Polri itu menambahkan, dengan dukungan penuh dari Bagian Perekonomian Setda Merauke, kegiatan tersebut menjadi momentum vital dalam memperkenalkan potensi dan kekayaan budaya Kabupaten Merauke serta produk unggulan ke pasar internasional.
Baca juga: Festival Kopi Nusantara, Petani Merauke Kenalkan Kopi Muting di Jakarta
Para pengunjung pameran dapat mencicipi kehangatan dan keramahan dari RKD Coffee Merauke, sambil menyaksikan bagaimana produk-produk dari Kabupaten Merauke, Papua Selatan, mampu bersaing di panggung global.
"Keberhasilan ini bukan hanya prestasi RKD Coffee Merauke, melainkan juga potensi luar biasa dari UMKM Kabupaten Merauke dalam menembus dan meraih pasar internasional," tutupnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papua/foto/bank/originals/Rumah-Kopi-Dwaroeng-RKD-mengeksplorasi-pasar-Global-dengan-m.jpg)