USAID Kolaborasi
Yosina Deda: Rumah Baca Patut Jadi Perhatian Pemerintah Kampung
Yosina menjelaskan yang menjadi prioritas dalam aksi warga adalah kehadiran kepala kampung untuk mendengar suara aksi warga.
Penulis: Putri Nurjannah Kurita | Editor: Roy Ratumakin
Laporan Wartawaan Tribun-Papua.com, Putri Nurjannah Kurita
TRIBUN-PAPUA.COM, SENTANI - Pegiat Literasi Kampung Adat Ayapo, Yosina Deda mengungkapkan ketersediaan sarana dan prasarana rumah baca patut menjadi perhatian pemerintah kampung.
Hal itu diungkapkan dalam kegiatan USAID Kolaborasi melalui Wahana Visi Indonesia, Pelatihan Suara dan Aksi Warga berlangsung di rumah adat (obhe) di Kampung Adat Ayapo, Distrik Sentani Timur, Kabupaten Jayapura, Kamis (7/12/2023).
Baca juga: Antoneta Ohee: Pelatihan Suara dan Aksi Warga Beri Manfaat Positif Untuk Masyarakat Kampung Asei
Pegiat literasi Kampung Ayapo sekaligus tutor rumah baca itu mengatakan kegiatan yang dilakukan oleh WVI membuka wawasan masyarakat mengenai peraturan yang dikeluarkan oleh Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Peraturan Nomor 17 Tahun 2021 tentang kampung literasi.
Permendesa Nomor 8 Tahun 2022 tentang prioritas penggunaan dana desa tahun 2023, dan Peraturan pemerintah Nomor 106 Tahun 2021 tentang kewenangan pelaksanaan kebijakan otonomi khusus (Otsus) Papua.
Yosina menjelaskan yang menjadi prioritas dalam aksi warga adalah kehadiran kepala kampung untuk mendengar suara aksi warga, mengisi kartu penilaian, serta pemantauan standar pendidikan.
"Aparat dan kepala kampung sangat penting bagi masyarakat," ujarnya.
Adapun, kondisi rumah baca saat ini, kata dia, belum ada perhatian dari pemerintah kampung dan pemerintah daerah.
Baca juga: Keren, WVI Gelar Pelatihan Suara dan Aksi Warga di Kampung Asei Kabupaten Jayapura
Bangunan rumah baca dan tutor baca yang dilatih belum tersedia pasahal rumah baca sudah berjalan selama 15 tahun.
Setiap pekan ada dua kali pertemuan serta sebanyak 180 anak di Kampung Ayapo yang belajar di Rumah Baca Kampung Ayapo.
Sementara buku-buku didapat dari Perpustakaan Nasional dan dukungan dari WVI.
"Berjalan setiap hari Rabu dan Sabtu diluar jam belajar, dari pukul 15.00-17.00.WIT secara sukarela mengajar. WVI juga mensupport ATK," ujarnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papua/foto/bank/originals/07122023-rumah_baca-1.jpg)