ypmak
Yayasan Pemberdayaan Masyarakat Amungme dan Kamoro (YPMAK)

Hari Aids Sedunia di Papua

Rangkaian Papua Youth Concert: Kitong Baku Jaga, Sa Jaga Ko, Ko Jaga Sa

Anak muda berhak mendapatkan layanan, informasi, dan edukasi kesehatan seksual serta reproduksi berkualitas dan tidak diskriminatif

Penulis: Hendrik Rikarsyo Rewapatara | Editor: M Choiruman
Tribun-Papua.com
KETERANGAN PERS - Konferensi Pers Dalam rangkaian 16 Hari Anti Kekerasan terhadap Perempuan (16HAKTP) dan Perayaan Hari AIDS Sedunia 2023, Papua Youth Concert digelar di Kota Jayapura, Sabtu (9/12/2023) sore. 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Hendrik Rewapatara

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA - Dalam rangkaian 16 Hari Anti Kekerasan terhadap Perempuan (16HAKTP) dan Perayaan Hari AIDS Sedunia 2023, Papua Youth Concert digelar di Kota Jayapura, Sabtu (9/12/2023) sore.

Konser terselengara atas kolaborasi UNFPA Indonesia, Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia (PKBI) DKI Jakarta, TMB Foundation, dan Dinas Pendidikan, Perpustakaan dan Arsip Daerah Provinsi Papua dengan mengusung tema Kitong Baku Jaga, Sa Jaga Ko, Ko Jaga Sa.

Baca juga: Pemkab Keerom Peringati Hari AIDS Sedunia 2023, Wabup Wahfir: Jangan Kucilkan ODHA

Kepala DPPAD Daerah Papua, Christian Sohilait mengatakan, pemerintah berharap kegiatan ini memberikan edukasi bagi kaum muda.

"Tentu dalam hak kesehatan seksual dan reproduksi bagi kalangan remaja. Serta meningkatkan kesadaran," ujar Christian Sohilait dalam konferensi pers bersama awak media, Sabtu.

Sohilait mengatakan, kegiatan ini sebagai kampanye yang akan mengembangkan pendidikan kesehatan reproduksi dan seksual (PKSR) yang komprehensif di luar sekolah.

"Anak muda berhak mendapatkan layanan, informasi, dan edukasi kesehatan seksual serta reproduksi berkualitas dan tidak diskriminatif," ujarnya.

Baca juga: Pengurus Komisi Penanggulangan Aids Papua Tengah Dilantik, Ribka Haluk: Turunkan Angka Kasus Aids

Sementara itu, Wakil Kepala Perwakilan UNFPA Indonesia, Melania Hidayat mengajak semua orang untuk terus berkomitmen dan berupaya untuk meningkatkan akses pendidikan kesehatan seksual dan reproduksi komprehensif.

"Untuk orang muda sebagai jembatan yang diperlukan untuk mencapai pemberdayaan ekonomi yang dibutuhkan oleh jutaan orang muda di Indonesia,” ujarnya.

Baca juga: Peringati Hari AIDS Sedunia, Pemkab Nabire Nyalakan 1.000 Lilin

Di tempat yang sama, Direktur PKBI DKI Jakarta Adhityas Putri Utami mengatakan, PKRS yang komprehensif sangat berperan penting.

"Dalam membekali orang muda dengan pengetahuan dan kemampuan yang dibutuhkan untuk mengambil keputusan yang sehat dan bertanggung jawab, terutama tentang kehidupan seksualitas dan masa depannya,” ujarnya.

Baca juga: KPA dan Pemkab Tolikara Komit Perangi Penyebaran HIV dan AIDS: Berikut Data Kasusnya

Dia mengatakan, PKBI DKI Jakarta berkomitmen untuk mempromosikan pemberdayaan orang muda, kesehatan fisik dan mental orang muda, pencegahan kekerasan berbasis gender, HIV dan infeksi menular seksual, serta adaptasi perubahan iklim. (*)

Sumber: Tribun Papua
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved