Info Nabire
Hadiri Raker II Klasis GKI Nabire, Ini Harapan Sekda Pieter Erari
Raker Klasis II GKI Nabire digelar selama sehari yang diawali dengan Ibadah yang dipimpin Pendeta, Fransiskus Membilong.
Penulis: Joice Rumkorem | Editor: Roy Ratumakin
Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Joice Rumkorem
TRIBUN-PAPUA.COM, NABIRE – Gereja Kristen Injili (GKI) di Tanah Papua, gelar rapat kerja II Klasis GKI Nabire yang dipusatkan di gedung Gereja GKI Jemaat Betania, Asdim Sriwini, Nabire, Papua Tengah, Jumat, (8/12/2023).
Raker Klasis II GKI Nabire digelar selama sehari yang diawali dengan Ibadah yang dipimpin Pendeta, Fransiskus Membilong.
Baca juga: Digelar di Nabire, Festival Budaya Papua Tengah Berlangsung Selama 4 Hari
Kegiatan tersebut dihadiri Bupati Nabire yang diwakili Sekda, Pieter Erari, Ketua BP Am Sinode Wilayah Lima Papua, Pendeta Pubelius Manuaron, Ketua Klasis Nabire, Pendeta Decky Maker, dan diikuti oleh para pelayan, Ketua Majelis Jemaat dan Penatua se-Klasis GKI Nabire.
Anggota BP Am Sinode Wilayah Lima Papua, Pendeta Pubelius Manuaron, membuka secara resmi Raker II Klasis GKI Nabire ditandai engan pemukulan tifa.
Pendeta Pubelius Manuaron dalam sambutannya mengatakan, sesuai tema dan sub tema Raker II, mengartikan di tahun mendatang, ada begitu banyak pembaruan pembaruan, untuk pelayanan dalam memuliakan nama Tuhan.
"Dengan momentum Raker II GKI Nabire ini, dapat menjadikan pelayanan Klasis Nabire kedepannya dapat lebih baik, bersatu dan menjunjung tinggi pelayanan kepada Tuhan Yesus Kristus, karena wilayah pelayanan Klasis GKI Nabire cukup luas hingga ke wilayah pedalaman," katanya.
Sementara itu Sekertaris Daerah Nabire, Pieter Erari mengatakan, Pemerintah Kabupaten Nabire, sudah mulai melakukan pengaktifan kembali kelompok kerja bersama Gereja yang selama ini terputus.
Baca juga: Jadwal Kapal Pelni Nabire-Sorong Desember 2023, Harga Tiket Mulai Rp 283 Ribuan
Menurutnya, hal ini dilakukan, karena dengan kejadian yang sering terjadi di Kabupaten Nabire.
Untuk itu, menurutnya, diperlukan masukan dan nasehat dari para pendeta dan pelayan untuk keberlangsungan pembangunan di Kabupaten Nabire.
"Saya minta kepada para pelayan dan pendeta, agar selalu menyampaikan kepada jemaat dalam setiap kesempatan, tentang pentingnya menjaga kedamaian di Papua Tengah, bahkan Tanah Papua.”
“Sehingga, saya mengajak semua pelayan untuk bersama sama dengan pemerintah untuk mendukung kami dalam pembangunan," pungkasnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papua/foto/bank/originals/12122023-Raker_II_Klasis_GKI_Nabire.jpg)