Papua
Guru Alumni Pelatihan Numerasi Pola Gasing Berpeluang Dapat Beasiswa LPDP
Hal ini diungkapkan Marinus Mesak Yaung selaku Koordinator dan Pengawasan Pelatihan Numerasi Pola Gasing di Papua.
Penulis: Noel Iman Untung Wenda | Editor: Lidya Salmah
Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Noel Wenda
TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA - Para guru alumni pelatihan numerasi pola GASING di Kota/Kabupaten Jayapura, Kabupaten Sarmi, Kabupaten Biak dan Kabupaten Kepulauan Yapen, berkesempatan mendapat beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP).
Hal ini diungkapkan Marinus Mesak Yaung selaku Koordinator dan Pengawasan Pelatihan Numerasi Pola Gasing di Papua.
Marinus mengatakan pihaknya telah mengupayahkan agar LPDP memberikan bantuan beasiswa ke para tenaga pengajar dalam program Gasing.
"Kami menyampaikan kepada bapak dan ibu guru sekalian bahwa kami sudah berkomunikasi dengan LPDP untuk memberikan prioritas beasiswa sehingga bisa melanjutkan studi ke luar negeri," katanya di Jayapura, Jumat (12/1/2024).
Baca juga: Alumni LPDP Awardee di Jayapura Berbagi Takjil Ramadan: Terus Berbagi Keberkahan
Pada minggu kedua Mei 2023, kata Marinus, pihaknya berkomunikasi dengan Dekan Fakultas Pendidikan Universitas Harvard / The Dean of Faculty at the Harvard Graduate School of Education untuk memberikan kesempatan kepada guru-guru alumni pelatihan numerasi pola Gasing dari Indonesia.
"Secara khusus dari Papua untuk melanjutkan studi pendidikan di Universitas Harvard, Boston, Massachusetts, AS," katanya.
"Kami pada minggu lalu, diminta oleh Profesor Yohanes Surya, untuk menghubungi Bapak dan Ibu Guru di Papua yang berminat melanjutkan studi dan akan segera dibantu untuk mendapatkan LoA ( letter of Acceptance) dari Universitas Harvard," sambuang Dosen Universitas Cenderawasih ini.
Marinus membeberkan, pendaftara beasiswa LPDP tahap pertama dimulai pada 11 Januari 2024.
"Seleksi administrasi 15 Februari 2024. Karena itu, jikalau ada Bapak dan Ibu Guru yang berminat lanjutlan studi S2 dan S3 ke Universitas Harvard, bisa segera menghubungi kami," ujarnya, (*).
| Fakta Kawasan Kumuh Jadi Prioritas Utama, Gubernur Papua Rombak Strategi Pembangunan 2025-2029 |
|
|---|
| Kunjungi Samsat Biak, Gubernur Papua Dorong PAD Maksimal Meski Banyak Kendaraan Plat Luar |
|
|---|
| Gubernur Papua Tata Aset Biak: Dari Pelabuhan Perikanan Hingga Fasilitas Bina Netra |
|
|---|
| HUT ke-5 Sanggar Alyka Sukses Satukan Pelari Papua |
|
|---|
| Gubernur Fakhiri Ajak HKJSM Periode 2025 – 2030 Bangun Papua Baru |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papua/foto/bank/originals/27072021-dosen-marinus-yaung.jpg)