Sabtu, 11 April 2026

Info Merauke

Banyak Anak-anak Merauke Terjangkit DBD, Kadinkes: Ada Sekitar 30 Kasus 

Ada indikasi penyebaran virus yang dilakukan nyamuk dewasa, sehingga harus dilakukan pembasmian dengan cara foging. 

Penulis: Yulianus Bwariat | Editor: Lidya Salmah
Tribun-Papua.com/ Jamal
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Merauke, dr.Nevil Muskita  

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Yulianus Bwariat 

TRIBUN-PAPUA.COM, MERAUKE - Dinas Kesehatan Kabupaten Merauke melakukan Foging di sejumlah wilayah untuk membasmi nyamuk Aedes aegypti yang menyebarkan virus Demam Berdarah (DBD).

Hal itu dilakukan karena jumlah pasien Demam berdarah di Merauke hampir rata-rata diderita oleh anak-anak. 

"Sejumlah titik telah kita lakukan Foging karena terindikasi ada penalaran di sekitar wilayah tersebut," ungkap Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Merauke, Nevil Muskita kepada wartawan, Rabu (6/3/2024).

Baca juga: Pemkab Merauke Launching Aplikasi E-Ntago. Ini Fungsinya 

Hasil dari penyidikan Epidemiologi yang dilakukan, ada indikasi penyebaran virus yang dilakukan nyamuk dewasa, sehingga harus dilakukan pembasmian dengan cara foging. 

"Harus kita Foging supaya rantai penularan itu terputus, namun disini masyarakat juga harus melakukan pembasmian jentik nyamuk juga dengan cara membersihkan lingkungan," ungkapnya. 

Nevil mengakui, pihaknya terus melakukan monitoring kasus Demam Berdarah dan hingga saat tercatat ada 25-30 kasus DBD di Kabupaten Merauke. (*)
 

 

Sumber: Tribun Papua
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved