Info Merauke
Banyak Anak-anak Merauke Terjangkit DBD, Kadinkes: Ada Sekitar 30 Kasus
Ada indikasi penyebaran virus yang dilakukan nyamuk dewasa, sehingga harus dilakukan pembasmian dengan cara foging.
Penulis: Yulianus Bwariat | Editor: Lidya Salmah
Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Yulianus Bwariat
TRIBUN-PAPUA.COM, MERAUKE - Dinas Kesehatan Kabupaten Merauke melakukan Foging di sejumlah wilayah untuk membasmi nyamuk Aedes aegypti yang menyebarkan virus Demam Berdarah (DBD).
Hal itu dilakukan karena jumlah pasien Demam berdarah di Merauke hampir rata-rata diderita oleh anak-anak.
"Sejumlah titik telah kita lakukan Foging karena terindikasi ada penalaran di sekitar wilayah tersebut," ungkap Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Merauke, Nevil Muskita kepada wartawan, Rabu (6/3/2024).
Baca juga: Pemkab Merauke Launching Aplikasi E-Ntago. Ini Fungsinya
Hasil dari penyidikan Epidemiologi yang dilakukan, ada indikasi penyebaran virus yang dilakukan nyamuk dewasa, sehingga harus dilakukan pembasmian dengan cara foging.
"Harus kita Foging supaya rantai penularan itu terputus, namun disini masyarakat juga harus melakukan pembasmian jentik nyamuk juga dengan cara membersihkan lingkungan," ungkapnya.
Nevil mengakui, pihaknya terus melakukan monitoring kasus Demam Berdarah dan hingga saat tercatat ada 25-30 kasus DBD di Kabupaten Merauke. (*)
| Garda Kesehatan Merauke Dibekali, Kader Multitalenta Siap Hadapi Malaria, HIV/AIDS, dan TB |
|
|---|
| Rumah dan Dua Unit Motor Habis Dilalap Sijago Merah di Kabupaten Merauke Provinsi Papua Selatan |
|
|---|
| Kampung Yakyu Perbatasan RI-PNG Kini Diterangi Lampu, Warga Merasa Nyaman |
|
|---|
| Pembuat Miras di Merauke Kabur Saat Digerebek, Polisi: Jangan Kendor |
|
|---|
| Dua Unit Mobil Dumpt Truk Dibakar di Kuda Mati Merauke, Polisi Periksa Empat Saksi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papua/foto/bank/originals/06032024-DOB.jpg)