Selasa, 5 Mei 2026

Papua Terkini

Pj Gubernur Papua Resmikan Masjid Agung Al-Aqsha Sentani

Pj Gubernur Papua Ridwan Rumasukun meresmikan Masjid Agung Al-Aqsha yang berada di Sentani, Distrik Sentani, Kabupaten Jayapura, Jumat (17/5/2024).

Tayang:
Penulis: Putri Nurjannah Kurita | Editor: Roy Ratumakin
Tribun-Papua.com/Putri Nurjannah Kurita
Penjabat (Pj) Gubernur Papua Ridwan Rumasukun meresmikan Masjid Agung Al-Aqsha yang berada di Sentani, Distrik Sentani, Kabupaten Jayapura. 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Putri Nurjannah Kurita

TRIBUN-PAPUA.COM, SENTANI - Penjabat (Pj) Gubernur Papua Ridwan Rumasukun meresmikan Masjid Agung Al-Aqsha yang berada di Sentani, Distrik Sentani, Kabupaten Jayapura, Jumat (17/5/2024).

Dalam sambutannya, Ridwan menyambut gembira dan bersyukur serta menyampaikan terima kasih kepada dewan penasehat, penanggungjawab, panitia pembangunan dan para jamaah Masjid Al-Aqsha Sentani dan berbagai pihak terkait lainnya, yang telah membantu secara langsung maupun tidak langsung sehingga pembangunan dapat berjalan dengan lancar.

Baca juga: Keluarga Besar Polsek Mimika Barat Berbagi Kasih di Masjid Al-Anwar SP 4

"Semoga dengan selesainya pembangunan Masjid ini akan dilanjuti dengan pembangunan sarana prasarana lainnya, sehingga Masjid Al- Aqsha Sentani ini dapat dipergunakan dan memberikan manfaat bagi umat Islam dan warga sekitar serta umat lainnya," ujarnya.

Masjid Al-Aqsha Sentani bukan hanya dilihat sebagai suatu sarana fisik tempat ibadah semata akan tetapi, fungsi masjid pada hakikatnya adalah membangun jamaah dan membina basis dakwah yang akan bermuara pada kualitas umat.

 

 

Melalui masjid dapat memperkokoh tali silaturahim dan persaudaraan di antar umat beragama serta meningkatkan komitmen terhadap diri sendiri untuk membantu kaum dhuafa, kaum miskin yang memerlukan bantuan.

"Sesuai namanya, Al-Aqsha Sentani, saya berharap keberadaan masjid ini mampu memperkuat cinta kasih antar umat dalam bingkai ukhuwah Islamiyah," ungkapnya.

Adapun, mengenai perbedaan yang timbul di kalangan umat Islam, sepanjang bukan menyangkut masalah akidah dan ibadah, tidak boleh menjadikan umat terpecah.

Baca juga: Safari Ramadhan Terakhir, Pj Bupati Jayapura Kunjungi Masjid Al-Muhajirin Sentani

Sementara itu, Pengurus Ketua Pembangunan Masjid Agung AlAqsha Sentani Ichdar Tolat mengatakan pelatakan batu pertama pada awal Januari 2015, pembangunan masjid diperbesar karena kebutuhan umat. Masjid dengan luasan sekitar 30x45 meter itu mampu menampung 2.300 jamaah.

"Para sesepuh menggagas pembangunan kembali di tempat yang sama kami bekerja 9 tahun 4 bulan dengan kondisi dana 90 persen dari umat, 10 persen dari pemerintah provinsi dan daerah," ujarnya.

Pembangunan masjid membutuhkan biaya sekitar Rp 30 miliar lebih, kata Ichdar, biaya itu bukan hanya bantuan langsung tunai tetapi juga bahan bangunan.

"Dana tunai dan bahan material. Bantuan tenaga yang tidak bisa dihitung. Panitia waktu itu ada 52 orang yang bekerja secara sukarela," ujarnya.

Baca juga: Safari Ramadhan Bersama Sekda Hana, Jamaah Masjid Jami Minta Bantuan Mobil Jenazah

Menurut dia, membangun sulit tetapi memakmurkan masjid jauh lebih sulit lagi, untuk biaya operasional saja per bulannya menghabiskan Rp 35 juta. Setelah peresmian, pihaknya akan mencari solusi lain untuk merawat masjid.

Sumber: Tribun Papua
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved