Info Jayapura
Dalam Minggu Ini, Dua Mayat Bayi Ditemukan di Jayapura
Padahal sebelumnya, Minggu (26/5/2024) subuh, ditemukan maya bayi di tempat pembuangan sampah (TPS) Hanyaan Entrop.
Penulis: Hendrik Rikarsyo Rewapatara | Editor: Lidya Salmah
Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Hendrik Rewapatara
TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA - Sesosok bayi dalam kondisi tak bernyawa tak berdosa kembali ditemukan di lokasi Wisata He'cnuk Injros Beach Pantai Holtekamp, Distrik Abepura, Kota Jayapura, Papua, Senin (27/5/2024) sore.
Padahal sebelumnya, Minggu (26/5/2024) subuh, ditemukan maya bayi di tempat pembuangan sampah (TPS) Hanyaan Entrop.
Kapolsek Abepura Kompol Komarul Huda saat dikonfirmasi membenarkan penemuan mayat bayi tak berdosa tersebut.
"Sore tadi pukul 15.30 WIT kami melalui piket Polsek menerima laporan masyarakat terkait adanya temuan jenazah bayi dalam posisi tengkurap di pesisir atau pinggir pantai," katanya, Selasa (28/5/2024).
Baca juga: Lagi, Mayat Bayi Tak Berdosa Ditemukan di Pantai Holtekamp Jayapura: Warga Heboh
Huda menjelaskan,penemuan itu berawal saat saksi bernama Fitri (35) dan Baren (25) yang sedang mengecek para pengunjung pantai.
"Terus saksi dapat informasi dari beberapa pengunjung tentang penemuan mayat bayi tersebut," ujarnya.
Setelah menerima laporan pihaknya langsung merespon dengan mendatangi TKP.
"Kami bersama Kanit Reskrim Ipda Arman, dan Kanit Intel Ipda Mardi dan personel piket Polsek Abepura kemudian bersama Tim Inafis Polresta Jayapura Kota mengevakuasi jasad bayi tak berdosa tersebut ke rumah sakit Bhayangkara," ungkapnya.
"Untuk sementara langkah awal yang kami lakukan yakni mendatangi TKP, mengumpulkan keterangan para saksi dan mengevakuasi jasad bayi tersebut ke rumah sakit Bhayangkara Kotaraja," sambung Huda.
Hingga kini masih belum diketahui penyebab keberadaan jasad bayi di lokasi kejadian.
"Pihak Kepolisian akan lakukan penyelidikan untuk dapat mengetahui peristiwa yang terjadi sebenarnya."
"Kasus ini kini dalam penanganan Satuan Reskrim Polresta Jayapura Kota, sementara untuk jasad bayi berada di rumah sakit Bhayangkara untuk dilakukan otopsi guna mengetahui penyebab meninggalnya bayi tersebut termasuk untuk kepentingan proses penyidikan lanjutan,"timpal Huda lagi.
Mantan Kabag Ops Polres Jayawijaya ini juga menambahkan, dugaan sementara bayi tersebut dibuang oleh orang tuanya dengan alasan tidak menghendaki kehadirannya, bisa karena kondisi ekonomi atau merupakan hasil hubungan terlarang.
"Pihak Kepolisian tentunya akan melakukan penyelidikan untuk dapat mengungkap motif pelaku yang tega tanpa gunakan hatinya membuang bayi tak berdosa tersebut," tambah dia.
Polis pun eminta dukungan masyarakat yang kiranya mengetahui atau mencurigai lingkungan situasi kondisi di sekitarnya, dimana kemungkinan besar ada hubungannya dengan kejadian ini.
"Apapun itu informasinya, sekecil apapun yang dapat diberitahukan kepada pihak Kepolisian tentunya sangat bermanfaat,"tandasnya. (*)
| Seminar dan Pelantikan PERDATIN Papua, Bahas Penanganan Cepat Pasien Kritis |
|
|---|
| Pekerja Proyek Pemerintah Wajib Masuk Jaring Pengaman Sosial |
|
|---|
| Ketinggian Air Capai 1 meter, Warga di Tepian Danau Sentani Terancam Mengungsi |
|
|---|
| Universal Coverage Jamsostek: Menenun Jaring Pengaman Sosial di Tanah Papua |
|
|---|
| BPJS Ketenagakerjaan dan Kejari Jayapura Dorong Kepatuhan Badan Usaha |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papua/foto/bank/originals/28052024-nayyi.jpg)