ypmak
Yayasan Pemberdayaan Masyarakat Amungme dan Kamoro (YPMAK)

Pilkada 2024

Ciptakan Pilkada Damai di Papua, Tokoh Adat Sentani Orgenes Kaway Ajak Masyarakat Jaga Ketertiban

Pemilihan calon Gubernur, Bupati dan Wali Kota se-Indonesia akan digelar serentak pada 27 November 2024.

Tribun-Papua.com/ Hendrik
Ketua Dewan Adat Suku (DAS) Sentani, Orgenes Kaway mengimbau masyarakat Papua menjaga ketertiban serta menyukseskan Pilkada 2024. 

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA - Tahapan pelaksanaan pemilihan kepala daerah atau Pilkada 2024 tengah berlangsung. 

Pemilihan calon Gubernur, Bupati dan Wali Kota se-Indonesia akan digelar serentak pada 27 November 2024.

Masyarakat Papua pun diimbau untuk menyukseskan seluruh tahapan yang sedang berjalan, hingga Pilkada selesai.

Tentunya dengan menjaga situasi keamanan dan ketertiban di tengah masyarakat.

Ketua Dewan Adat Suku Sentani, Orgenes Kaway, mengajak semua elemen masyarakat menggunakan hak suaranya.

Ia meyakini, memilih calon pemimpin secara langsung nantinya akan membawa harapan akan kesejahteraan masyarakat Papua.

Baca juga: Mabes Polri Digeruduk, Kapolri Diminta Copot Anggota Bakal Maju Pilkada 2024: Termasuk Kapola Papua

"Pilkada tidak bisa sekedar disebut sebagai agenda rutin lima tahunan, sebab ada arti besar di dalamnya. Masyarakat secara mutlak diberikan hak untuk dapat menentukan pemimpinnya sesuai harapan masing-masing," ujar Orgenes dalam keterangan tertulis diterima Tribun-Papua.com, Kamis (30/5/2024).

Meski demikian, Orgenes Kaway menegaskan siapa pun pemimpin yang terpilih nantinya merupakan putra putri terbaik yang dimiliki Papua saat ini.

Ketua Dewan Adat Suku Sentani, Orgen
Ketua Dewan Adat Suku Sentani, Orgenes Kaway, mengajak semua elemen masyarakat menggunakan hak suaranya pada Pilkada 2024 di tanah Papua. masyarakat juga diimbau menjaga keamanan dan ketertiban.

"Mereka adalah anak-anak Papua yang terbaik dan siap untuk memimpin. Jadi, tidak ada yang perlu diperdebatkan, apalagi sampai harus terjadi aksi-aksi yang mengganggu situasi keamanan," jelasnya.

Tokoh masyarakat dari Kampung Bambar di kaki Pegunungan Cycloop tersebut mengatakan ada keistimewaan tersendiri bagi Papua dalam menyelenggarakan pemilihan umum.

Adanya keterlibatan oleh Orang Asli Papua (OAP) secara langsung diharapkan dapat membawa pengaruh signifikan terhadap daerahnya.

"Undang-undang mengatur bahwa orang Papua pasti akan terlibat dalam proses ini. Artinya, setiap pemimpin yang terpilih sudah memahami latar belakang ataupun karakteristik dari daerahnya. Hal ini yang diharapkan bisa mempercepat kemajuan Papua secara umum," ujarnya.

Baca juga: VIRAL POSTER Paulus Waterpauw dan Boy Markus Dawir, Maju Pasangan Calon Gubernur Papua?

Orgenes Kaway yang diketahui turut maju sebagai bakal calon Bupati Jayapura, menegaskan pentingnya menjaga iklim demokrasi.

Sebab, demokrasi yang sehat akan melahirkan pemimpin yang betul-betul mengabdi bagi bangsa dan masyarakat.

"Keterlibatan masyarakat yang aktif akan menjadi gambaran terlaksananya demokrasi kita yang matang. Tentu juga dibarengi upaya menjaga ketertiban, sehingga Pilkada dapat berjalan aman dan damai," pungkasnya. (*)

Sumber: Tribun Papua
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved