Sabtu, 11 April 2026

Info Lanny Jaya

Alpius Yigobalom: 2024 Harus Ada Peningkatan dan Kerja Serius Semua OPD Atasi Stunting

Pejabat Bupati Lanny Jaya Alpius Yigobalom resmi membuka kegiatan Rembuk Stunting tahun 2024.

Penulis: Noel Iman Untung Wenda | Editor: Roy Ratumakin
Tribun-Papua.com/Istimewa
Pj Bupati Alpius Yigobalom berfoto bersama dengan para OPD usai kegiatan Rembuk Stanting 2024 di Kantor Bupati Lanny Jaya, Selasa (4/6/2023). 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Noel Iman Untung Wenda

TRIBUN-PAPUA.COM, TIOM - Pejabat Bupati Lanny Jaya Alpius Yigobalom resmi membuka kegiatan Rembuk Stunting tahun 2024.

Pj Bupati Apius mengatakan, sesuai survei hasil kesehatan Indonesia tahun 2023 terjadi peningkatan secara signifikan tentu terus mendorong pemda terus bekerja keras.

Baca juga: Begini Strategi Dinas Ketahanan Pangan Nabire Tekan Angka Stunting

"Anak-anak kita, ibu hamil dapat menerima kesehatan yang baik, atas kerja keras, kerja sama stanting untuk LannyJaya tahun 2023 mendap juara 1. Tahun 2024 perlu ada peningkatan dan kerja serius oleh semua OPD agar anak - SD, Bayi dan ibu hamil dapat diberikan kesehatan yang baik," kata Alpius Yigibalom dalam keterangan tertulisnya, Selasa (4/6/2024).

Tenaga Ahli Percepatan Pembangunan Provinsi Papua Pegunungan, Bsesse Kutiv mengatakan, survei hasil kesehatan Indonesia atau SHKI Kabupaten Lanny Jaya mengalami kenaikan ini harus menjadi perhatian serius oleh pemda semua OPD.

 

 

"Kita harus bekerja betul - betul menurungkan angka stuting. Target nasional Indonesia ada di angka 14 perse tahun 2024 ini sementara kita Lanny Jaya 2023 kemarin 39,5 perse tentunya ini menjadi tugas yang berat bagi kita semua, apakah mampu menurunkan angka stuting sesuai target nasional atau tidak" ujarnya.

Selain itu, dalam mengatasi hal ini Pemda Lanny Jaya sendiri telah berkomitmen untuk menurunkan angka stuting.

Baca juga: Kepala BKKBN Papua Ajak OPD KB Semangat Turunkan Stunting: Perlu Sinergi dan Kolaborasi

"Komitmen terkait anggaran semua opd terkait harus berkomitmen bahwa secara bersama membuat perencanaan, mengangarkan masuk kedalam kerja OPD semua kegiatan sub kegiatan yang dibuat oleh kemendagri 64 indikator, 29 indikator untuk esensial," ujarnya.

“Kita akan berupaya melakukan sesuai data karena akan laporkan melaui aplikasi berbasis website kemendagri. Komitmen telah dibuat terus bertahan hingga angka stuting bisa menurun sesuai anggaran sudah ada," pungkasnya. (*)

Sumber: Tribun Papua
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved