Jumat, 5 Juni 2026

Freeport Indonesia

Momen HLH Sedunia Tahun 2024, Warga Mimika Diharapkan Peduli Lingkungan

Gesang Setyadi mengatakan, gerakan hari lingkungan hidup ini diharapkan bisa mendorong masyarakat Timika agar lebih peduli terhadap lingkungan.

Tayang:
Penulis: Marselinus Labu Lela | Editor: Lidya Salmah
Tribun-Papua.com/ Marcel
Suasana penanaman pohon di Jalan WR Soepratman, Timika, Papua Tengah, Rabu (5/6/2024). 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Marselinus Labu Lela

TRIBUN-PAPUA.COM, TIMIKA- Peringatan Hari Lingkungan Hidup (HLH) Sedunia yang jatuh pada, Rabu 5 Juni 2024 di Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah berlangsung meriah.

Peringatan hari lingkungan hidup sedunia ini didukung penuh oleh Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Mimika, Pusat Pengendalian Pembangunan Ekoregion Papua (P3E), Dinas Lingkungan Hidup Kehutanan dan Pertanahan Provinsi Papua Tengah, dan PT Freeport Indonesia (PTFI).

Kegiatan yang dilaksanakan di Jalan WR Soepratman Timika tersebut diawali dengan apel dan dilanjutkan dengan penanaman pohon serta pembersihan sampah di jalan.

Baca juga: Perusahan Kontruksi Binaan PTFI, PT Putra Otomona Jaya Gelar Doa Pemberkatan Puluhan Alat Berat

VP Enviromental PTFI, Gesang Setyadi mengatakan, gerakan hari lingkungan hidup ini diharapkan bisa mendorong masyarakat Timika agar lebih peduli terhadap lingkungan disekitarnya.

"Jadi aksi hari ini menjadi hal penting karena bumi saat mengalami krisis iklim sehingga perlu kita jaga bersama sesuai tema diusung "penyelesaian krisis iklim dengan inovasi dan prinsip keadilan," kata Gesang kepada Tribun-Papua.com, Rabu (5/6/2024).

Ia mengatakan, kolaborasi dengan DLH Mimika sebelumnya telah dilakukan pada penanaman pohon di Grasberg pada, (15/5/2024) lalu.

"Kami juga mencanangkan gerakan tanam pohon untuk komunitas di PTFI agar ikut berkontribusi dalam mencegah terjadinya pencemaran serta pelestarian lingkungan," katanya.    

Ia menyebut, kampanye hari lingkungan hidup sedunia telah dilakukan di sekolah-sekolah sedangkan acara puncak bakal digelar pada, (5-7/7/2024) di pelataran Gedung Eme Neme Yauware dengan pagelaran expo.

"Kami harap dengan kolaborasi Pemda dan PTFI bisa menjalin dan menjaga alam di Papua terlebih khusus di Papua Tengah dan Kabupaten Mimika," ujarnya.

Sementara Asisten II Setda Mimika, Wilem Naa saat membacakan sambutan Menteri Lingkungan Hidup mengatakan, hari lingkungan hidup sedunia. Ini merupakan keputusan Majelis Umum PBB pada tahun 1972 saat konferensi Stockholm. 

Dalam peringatannya secara dunia, pusat peringatan hari lingkungan hidup dunia dimandatkan kepada negara 
Kerajaan Arab Saudi.

"Jadi untuk hari lingkungan  hidup tahun 2024 difokuskan pada kegiatan pemulihan lahan, pengendalian desertifikasi, dan ketahanan terhadap kekeringan," kata Wilem Naa.

Baca juga: Karyawan Muda PTFI Gelar Edukasi di Kampung Pesisir Mimika

Ia mengatakan, presidensi G20 telah menghasilkan adopsi global land restoration initiative yang sangat penting mengingat bahwa, dunia menghadapi triple planetary crisis semakin intens 

"Krisis perubahan iklim, krisis kerusakan alam dan kehilangan biodiversitas, serta krisis polusi dan limbah," katanya.

Lanjut Wilem, pemulihan lingkungan merupakan kunci dalam membalikkan arus degradasi lahan, dan dapat sekaligus meningkatkan mata pencaharian, mengurangi kemiskinan, dan membangun ketahanan terhadap cuaca ekstrem. 

"Pemulihan juga meningkatkan penyimpanan karbon dan memperlambat proses ataupun dampak akibat perubahan iklim," tandasnya. (*)

 

Sumber: Tribun Papua
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved