Rabu, 8 April 2026

Info Jayapura

Fokus Olahraga, SMANKOR Harus Sinkron dengan KONI dan Disorda

Selama ini sebagian organisasi olahraga berpendapat sekolah ini berjalan sendiri padahal perlu ada kolaborasi dalam pengembangan atlet.

istimewa
ILUSTRASI Atlet 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Noel Iman Untung Wenda

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA- Kepala Sekolah SMA Negeri Keberbakatan Olahraga atau Smankor Kota Jayapura Dance Nawipa berharap kepada Dinas Pemuda Dan Olahraga dan KONI provinsi dan kabupaten/kota di Papua untuk melakukan sinkronisasi  pemanfaatan atlet dengan sekolah tersebut.

"Harapan kami ketika para siswa ditampung  di sini dari jalur prestasi ke olahragawan, mereka juga bagian dari PPLP sehingga mereka yang mengikuti kejuaraan daerah dan kejuaraan nasional, Popnas dan PON akan disesuaikan dengan jadwal yang diturunkan dari pusat melalui KONI dan Disorda," ujarnya di Waena, Sabtu (8/6/2024).

Ia mengatakan selama ini sebagian organisasi olahraga berpendapat sekolah ini berjalan sendiri padahal perlu ada kolaborasi dalam pengembangan atlet.

Baca juga: Smankor Jayapura Siap Terima Siswa Baru untuk Tiga Kategori, Begini Kata Kepala Sekolah

Selain itu, lanjut Nawipa sebagai sekolah yang memfokuskan siswanya untuk berolahraga, dirinya berharap dapat menjadi perhatian KONI dan Disorda dalam pengembangan atlit.

"Kami tidak bisa jalan sendiri harus sinkron dengan Koni provinsi kota Kabupaten dan juga Disorda,"terangnya.  

Ia menjelaskan, dalam proses belajar mengajar pendidikannya diatur oleh dinas pendidikan baik itu Dapodik dan juga tenaga guru tapi sekolah tersebit berfokus menciptakan atlit.

"Mestinya ada sinkronisasi dari Koni Provinsi Papua dan Disorda memang selama ini ada tapi kami belum melihat ada  penyaman persepsi,"  katanya.

Sebagai sekolah yang memprioritaskan 60 persen olahraga dan 40 persen pelajaran umum proses belajar mengajar akan ditangani dinas pendidikan.

Tetapi 60 persen itu olahraga sehingga ini perlu ada sinkronisasi dari lembaga terkait.

"Ke depan kami dan juga lembaga lain yang berfokus di olahraga bisa tersinkron lebih lagi agar kedepan bisa meningkatkan olahraga Papua, seperti yang disampaikan Presiden Jokowi bahwa Papua adalah gudang olahraga, untuk saat ini siswa yang ada sekitar 99 persen adalah asli Papua,"tandasnya. (*)

Sumber: Tribun Papua
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved