Rabu, 8 April 2026

Pemkab Nabire

Kesadaran Masyarakat Nabire Mencegah Virus ASF Masih Minim

hal itu disebabkan karena terkadang para peternak babi merasa kandang mereka jauh dari tempat tinggal, dan itu aman.

Tribun-Papua.com/Calvin Louis Erari
Kepala Dinas Peternakan Kabupaten Nabire, I Dewa Ayu Dwita 

 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Calvin Louis Erari

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA - Kesadaran masyarakat untuk mencegah virus African Swine Fever (ASF) di Nabire, Papua Tengah, masih sangat minim.

Kepala Dinas Peternakan Kabupaten Nabire, I Dewa Ayu Dwita mengatakan, hal itu disebabkan karena terkadang para peternak babi merasa kandang mereka jauh dari tempat tinggal, sehingga dianggap aman.

Baca juga: Virus ASF Ditemukan di Sentani Timur, Pemkab Jayapura Musnahkan Puluhan Ekor Babi

"Padahal kita tidak pernah tau dengan penyebaran virus ini, memang penularannya agak lebih lambat, berbeda dengan peternakan yang berjejer atau bersamaan dalam satu kompleks, ini ini yang berbahaya, jadi untuk kesadaran masyarakat akan pencegahan ASF masih 50 persen," ujar Ayu kepada Tribun-Papua.com, Selasa (11/06/2024).

Selain itu, kesadaran untuk melakukan vaksinasi terhadap ternak babi yang dipiara oleh masyarakat juga masih minim.

"Jadi mereka tidak mau untuk dilakukan, padahal itu gratis," ujarnya.

Atas hal tersebut maka menurut Ayu, ini menjadi tantangan, untuk itu kedepan, merrka akan terus meningkatkan sosialisasi kepada masyarakat atas pencegahan virus ASF. (*)

 

Sumber: Tribun Papua
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved