Senin, 20 April 2026

Pemkab Nabire

Seluruh Guru SMP di Nabire Ikuti Sosialisasi IKM dari Dinas Pendidikan

Selpiana Magai mengatakan, sosialisasi ini perlu dilaksanakan karena, saat ini seluruh sekolah di Indonesia sudah menggunakan kurikulum merdeka.

Tribun-Papua.com/Calvin Louis Erari
Tampak seluruh kepala guru SMP di Nabire, yang sedang mendengar materi sosialisasi IKM 

 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Calvin Louis Erari

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA - Pemkab Nabire, Papua Tengah, terus berupaya untuk meningkatkan mutu pendidikan di daerah ini.

Atas hal tersebut, Dinas Pendidikan Nabire menggelar sosialisasi Implementasi Kurikulum Merdeka (IKM).

Kegiatan yang dilaksanakan dilaksanakan di SMP YPK Nabire, Jl. Kusuma Bangsa No.98816, Oyehe, difokuskan kepada kepala sekolah dan wakasek kurikulum di seluruh SMP yang ada di Nabire.

Kepala Bidang SMP/MTs Dinas Pendidikan Nabire, Selpiana Magai mengatakan, sosialisasi ini perlu dilaksanakan karena, saat ini seluruh sekolah di Indonesia sudah menggunakan kurikulum merdeka.

Kemudian, sosialisasi tersebut juga dilaksanakan agar para guru tidak kaget metode pembelajaran dalam kurikulum ini.

Baca juga: UPDATE: Jenazah Daeng Rusli Korban Tembak OPM di Papua Tengah Diterbangkan ke Makasar

"Kenapa demikian, karena metode dan pola cara belajarnya sudah berubah, tidak seperti dulu yang meteri disampaikan oleh guru dan anak-anak hanya mendengar, tetapi di kurikulum ini, para siswa yang diberikan kesempatan untuk bebas memilih minat serta bakat mereka sendiri, lalu menjelaskan kepada guru," jelas Selpiana kepada Tribun-Papua.com, di Nabire, Rabu, (12/06/2024).

Lalu pemateri yang dihadirkan dalam kegiatan ini adalah, para guru penggerak dari sekolah-sekolah yang sudah menggunakan kurikulum ini.

"Jadi nanti, para guru akan diajarkan dan langsung praktek mengenai IKM, supaya mereka dapat paham betul dengan kurikulum ini," ujarnya.

Baca juga: Sopir Asal Jeneponto Sulsel Tewas Ditembak OPM di Papua Tengah: Lihat Kondisi Rusli di RSUD Paniai

Atas hal tersebut, Selpiana berharap, para peserta dapat mengikutinya dengan baik. 

"Supaya ketika kembali ke sekolah masing-masing nanti, bisa disosialisasikan lagi kepada rekan-rekan guru yang lain, agar mereka dapat siap menghadapi kurikulum baru," pungkasnya. (*)

Sumber: Tribun Papua
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved