Rabu, 8 April 2026

Info Papua Selatan

Idul Adha 1445 H, LDII Papua Selatan Sembelih 43 Hewan Kurban

Jumlah hewan kurban tahun 2024 meningkat dibandingkan dengan tahun sebelumnya yang berjumlah 37 ekor se-Papua Selatan.

Penulis: Yulianus Bwariat | Editor: Lidya Salmah
Tribun-Papua.com/ Jamal
Ketua DPD LDII Provinsi Papua Selatan, Bekti Utomo menyerahkan potongan daging kurban kepada perwakilan masyarakat. 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Yulianus Bwariat 

TRIBUN-PAPUA.COM, MERAUKE - Dewan Pimpinan Wilayah Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Papua Selatan menyembelih sedikitnya 43 ekor sapi yang dikurbankan pada momen Idul Adha 1445 H, Senin (17/6/2024).

Kepada wartawan, ketua DPD LDII Provinsi Papua Selatan, H Bekti Utomo mengatakan penyembelihan hewan kurban tidak hanya dilakukan oleh LDII tingkat provinsi, namun hal serupa dilakukan juga oleh LDII tingkat kabupaten diantaranya Merauke, Boven Digoel dan Mappi

"Kabupaten Merauke sebanyak 39 ekor sapi kurban dengan rincian PAC Rimba Jaya 7 ekor, Kamundu 2 ekor, Samkai 4 ekor, Mandala 4 ekor, Buti 4 ekor, Maro 2 ekor, Kampung Kamangi SP 2 Tanah Miring 2 ekor , PAC Jagebob 2 ekor, PAC kumbe 2 ekor, PAC Rahayu Muting 2 ekor dan Muting 4 sebanyak 3 ekor, Muting Alfasera 3 ekor dan Ulilin 2 ekor dengan 14 titik penyembelihan," ucap Bekti.

Baca juga: Wujud Toleransi Umat Beragama, Pj Bupati Lanny Jaya Serahkan 1 Ekor Sapi Hewan Kurban

Ditambahkan, LDII Kabupaten Boven Digoel menyembelih 3 ekor sapi dan Kabupaten Mappi 1 ekor sapi kurban.

Ungkap Bekti, jumlah hewan kurban tahun 2024 meningkat dibandingkan dengan tahun sebelumnya yang berjumlah 37 ekor se- Papua Selatan.

"Tentu ini merupakan bagian dari pelaksanaan rukun sunnah, waktu ibadah kurban yang memiliki nilai pahala yang cukup luar biasa karena ada 2 esensi didalamnya," jelasnya Bekti. 

Lanjutnya, pertama adalah esensi meningkatkan ketaqwaan individu atau masing-masing warga LDII, kedua meningkatkan ketaqwaan sosial. 

"Artinya, ibadah kurban hendaknya menjadi momentum kepedulian sosial kepada seluruh masyarakat tanpa memandang status sosial, suku, agama, dan ras,’’ katanya.

Pihaknya berharap masyarakat juga bisa menikmati daging kurban khususnya bagi masyarakat kurang mampu.

"Inilah yang menjadi konsen kami dalam rangka melaksanakan tugas dan fungsi organisasi LDII, yakni melaksanakan 3K yaitu komunikasi, karya dan konstribusi."

"Bagaimana kehadiran LDII dapat menjadi rahmatan lil alamin dimanapun warga LDII berada, salah satunya adalah melalui perayaan hari kurban,," tutupnya. (*)

Sumber: Tribun Papua
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved