Info Jayapura
FDS Resmi Ditutup, Ini Catatan Penting Pemprov Papua untuk Pemkab Jayapura
Festival Danau Sentani di tahun mendatang Pemkab Jayapura bisa melibatkan wilayah tetangga seperti Kota Jayapura, Kabupaten Keerom, dan Sarmi.
Penulis: Putri Nurjannah Kurita | Editor: Lidya Salmah
Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Putri Nurjannah Kurita
TRIBUN-PAPUA.COM, SENTANI - Asisten I Setda Provinsi Papua Yohanes Walilo menutup secara resmi pelaksanaan Festival Danau Sentani (FDS) ke-XIV yang digelar oleh Pemkab Jayapura sejak 19 hingga 23 Juni 2024.
Penutupan festival budaya tahun itu dilakukan dengan memukul tifa secara bersama dengan Penjabat Bupati Jayapura Triwarno Purnomo, Ketua DPRD Kabupaten Jayapura Cintiya Talantan, Sekertaris Daerah Kabupaten Jayapura, Hana Hikoyabi, anggota MRP, tokoh adat, dan masyarakat, di Dermaga Kalkhote, Distrik Sentani Timur, Kabupaten Jayapura, Minggui malam.
Dalam sambutannya, Yohanes menyampaikan catatan penting dalam pelaksanaan Festival Danau Sentani, pertama, di mana festival ke empat belas ini memiliki arti penting dalam pengembangan pariwisata dengan cara menginventarisir seluruh potensi yang ada di Kabupaten Jayapura.
"Seperti yang kita saksikan, banyak sekali lomba yang diikuti, potensi masyarakat yang ada di kabupaten," katanya.
Baca juga: Pelaku Usaha di FDS Minta Panitia Siapkan Lokasi yang Baik dan Nyaman
Ia juga menyarankan agar Festival Danau Sentani di tahun mendatang Pemkab Jayapura bisa melibatkan wilayah tetangga seperti Kota Jayapura, Kabupaten Keerom, dan Sarmi.
"Supaya event ini gaungnya lebih besar, bukan hanya untuk masyarakat Jayapura, tetapi juga Papua, yang mendiami kabupaten terdekat, karena kita memberikan promosi kepada seluruh warga tetapi lebih kepada wisatawan di luar, sehingga berdampak cukup besar bagi pariwisata kita," sarannya.
Kedua, kata Yohanes, lewat Festival Danau Sentani pemerintah dapat membuat sesuatu yang menarik dan baru sehingga menarik wisatawan datang ke Papua, khususnya ke Kabupaten Jayapura.
"Mempromosikan kearifan lokal karena event ini luar biasa tadi kita sudah lihat, dari awal lomba-lomba yang diikuti kita bisa menampilkan bakat-bakat dari pada anak-anak kita yang ada di Kabupaten ini, supaya bukan hanya untuk lokal, tetapi putra puteri FDS, ke tingkat nasional," ujarnya.
Yohanes juga mengucapkan terimakasih atas partisipasi seluruh masyarakat dalam menghargai tatanan budaya yang sudah ada sejak turun-temurun. (*)
| Seminar dan Pelantikan PERDATIN Papua, Bahas Penanganan Cepat Pasien Kritis |
|
|---|
| Pekerja Proyek Pemerintah Wajib Masuk Jaring Pengaman Sosial |
|
|---|
| Ketinggian Air Capai 1 meter, Warga di Tepian Danau Sentani Terancam Mengungsi |
|
|---|
| Universal Coverage Jamsostek: Menenun Jaring Pengaman Sosial di Tanah Papua |
|
|---|
| BPJS Ketenagakerjaan dan Kejari Jayapura Dorong Kepatuhan Badan Usaha |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papua/foto/bank/originals/24062024-kjusss.jpg)