Senin, 13 April 2026

Info Papua Selatan

Akhirnya Pengurus KOMUNITAS SEPEDA TUA Papua Selatan Dikukuhkan

KOSTI dibentuk atas dasar sejarah nenek moyang pendahulu yang belum megenal kendaraan bermesin dan masih menggunakan sepeda ontel.

Penulis: Yulianus Bwariat | Editor: Roy Ratumakin
Tribun-Papua.com/Yulianus Bwariat
Ketua DPP KOSTI Purnomo Rahardjo menyerahkan bendera pataka ke ketua terpilih KOSTI Papua Selatan, Warto di Merauke, Sabtu (13/7/2024). 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Yulianus Bwariat

TRIBUN-PAPUA.COM, MERAUKE - Pengurus Komunitas Sepeda Tua Indonesia (Kosti) Provinsi Papua Selatan periode 2023-2027 dikukuhkan di Kabupaten Merauke, Sabtu (13/7/2024).

Ketua KOSTI Papua Selatan, Warto dalam sambutannya mengatakan, KOSTI dibentuk atas dasar sejarah nenek moyang pendahulu yang belum megenal kendaraan bermesin dan masih menggunakan sepeda ontel.

Baca juga: Cuaca Papua Selatan Masih Terus Baik, Ini Info Lengkapnya

"Kita bentuk Komunitas karena ada sejarahnya karena pendahulu kita dulu hanya punya sepeda," ucapnya.

Dijelaskannya, untuk mendapatkan barang sejarah sepeda tua di Merauke, sangatlah sulit, banyak sepeda tua yang telah di jual di pedagang barang rongsokan.

 

 

"Jadi kami yg ada di Merauke melihat sepeda tua adalah barang sejarah sehingga kita coba mencari di besi tua yang sudah mau dimusnahkan, kami ambil dan kami perbaiki kembali," terang Warto.

Warto berharap, dengan adanya KOSTI Provinsi Papua Selatan, pemerintah dapat melibatkan KOSTI dalam kegiatan pemerintahan yang bersifat sosial masyarakat.

Baca juga: Anggota KPU Papua Selatan Ini Ternyata Pernah Jabat Presidium Hubungan Luar Negeri PMKRI

"Tidaklah mudah dapatkan sepeda tua di Merauke, semoga dengan adanya KOSTI di Papua Selatan, kami berharap kepada pemerintah apabila ada giat sosial pemerintah kami siap ikut terlibat meramaikan," ujar Warto.

Ketua Dewan Pimpinan Pusat KOSTI, Purnomo Rahardjo, menambahkan secara nasional KOSTI telah terbentuk di 22 daerah Provinsi di Indonesia.

"Kami berbadan hukum sehingga KOSTI sangat legal, kami adalah organisasi yang mandiri sehingga kami solid, kami ada di 22 provinsi di Indonesia jadi anggota KOSTI di Indonesia sangatlah banyak," pungkasnya. (*)

Sumber: Tribun Papua
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved