Jumat, 8 Mei 2026

Cuaca di Mimika

BMKG Ungkap Penyebab Cuaca di Mimika Hujan dan Suhunya Dingin 

Kondisi musim hujan ini mulai naik sejak bulan Mei, Juni dan puncaknya adalah bulan Juli.  

Tayang:
Penulis: Kristina Rejang | Editor: Lidya Salmah
Tribun-Papua.com/Kristin
Forecast BMKG Mimika, Stevan Yawan ketika menjelaskan mengenai kondisi cuaca di Mimika. (Foto: Kristin Rejang) 

Angka curah hujannya secara rata-rata, normalnya itu tidak lebih dari 50 milimeter perbulan. Jika lebih, dianggap puncak hujannya disitu. 

"Tetapi di timika ini di bulan Juni saja saat ini ia bahkan sampai 1000 milimeter dan sudah lebih dari batas normal yang ditetapkan oleh BMKG," katanya. 

Stevan menerangkan, kondisi di daratan berbanding terbalik dengan yang terjadi di perairan Mimika yang cenderung cuacanya lebih cerah berawan dan gelombang tidak terlalu tinggi, hanya berkisar 0,5-1 meter dan masih dalam batas normal. 

Baca juga: Pemkab Mimika Sumbang 1 Miliar untuk Pembangunnan GSG GKI Ebenhaezer

Sementara untuk penerbangan, memang tidak terlalu berpengaruh namun jarak pandang pesawat terbang yang pendek sehingga beberapa maskapai yang kecil memilih tidak terbang.

"Kalau kita mengeluarkan informasi cuaca terus visibility-nya kita bilang 2 kilometer ada beberapa maskapai yang tidak terbang. Jadi mereka menunggu update juga dari kami tiap 30 menit apakah ada perkembangan atau tidak, sebelum menentukan ada terbang atau tidak," terangnya. 

Stevan juga menjelaskan pihaknya sudah mengeluarkan beberapa himbauan sebelum memasuki musim penghujan. 

"Selokan, parit dan lain-lain harus dibersihkan sehingga airnya tetap mengalir, karna memang informasi yang kita dapat dari Tembagapura ada beberapa tempat yang longsor, jadi kalau diatas hujannya agak lama, bisa jadi di wilayah bawah daratan kemungkinan bisa saja jadi banjir," tandasnya. (*)

Sumber: Tribun Papua
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved