Sabtu, 18 April 2026

Ibu Kota RI Pindah ke Kalimantan Timur

Ini Alasan Jokowi Tunda "Ngantor" di IKN

Setidaknya hingga Selasa (16/7/2024), Presiden masih berkantor di Istana Kepresidenan Jakarta.

Penulis: Lidya Salmah | Editor: Lidya Salmah
Kompas.com
Lapangan Upacara dengan latar Istana Negara dan Kantor Presiden di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP), Ibu Kota Nusantara (IKN)(OIKN) 

Jokowi bilang, instalasi dasar seperti air dan listrik terus dikerjakan.

Ia mengungkapkan, instalasi listrik sudah terpasang meski tetap membutuhkan waktu untuk mampu menerangi seluruh ibu kota tersebut.

"Ya melihat itu tadi, kesiapan (infrastruktur dasar) itu. Kalau itu siap (baru berkantor)," bebernya.

Di sisi lain, Basuki memastikan fasilitas air dan listrik di IKN sudah terinstal bulan ini.

Pihaknya sudah meminta laporan kepada Telkom dan PLN mengenai masalah air dan listrik tersebut.

Baca juga: Usai Sambangi IKN, Owner Burj Khalifa Tertarik Investasi di 3 Sektor

Ia lalu menyebutkan, terlalu cepat untuk menyimpulkan bahwa Presiden batal berkantor di IKN pada Juli 2024.

Terlebih lagi, bulan Juli masih berlangsung dan instalasi fasilitas utama terus dipersiapkan.

"Juli itu kan sampai tanggal 31, kan dari dulu saya bilang pertengahan Juli air akan masuk, listrik sudah masuk," ungkap Basuki.

Tak hanya air dan listrik, Basuki memastikan fasilitas energi dan komunikasi juga sudah tersedia bulan ini.

Rencananya, Presiden Jokowi dan Basuki bakal kembali mengecek kesiapan IKN sepulangnya dari Abu Dhabi, Uni Emirat Arab (UEA).

Jokowi dijadwalkan kembali dari Abu Dhabi hari ini.

"Nanti tanggal 15, ada commissioning, nanti saya tanggal 18 (Juli) ke sana, karena tanggal 15 (Juli) saya ke Abu Dhabi bersama presiden, pulang tanggal 17 (Juli), dan 18 (Juli) ke sana memastikan air insya Allah sudah oke," tutur Basuki.

Progres baru 15 persen Jokowi menuturkan, progres pembangunan IKN secara keseluruhan baru mencapai 15 persen pada 17 Agustus 2024.

Mantan Wali Kota Solo ini menyatakan, IKN memang tidak dibangun 2-3 tahun saja. IKN merupakan proyek besar yang dibangun jangka panjang, sekitar 15-20 tahun.

Oleh karena itu, ia meminta semua pihak jangan membayangkan IKN sudah jadi sempurna pada 17 Agustus 2024, di mana upacara Hari Kemerdekaan akan diselenggarakan di Istana Negara yang baru itu.

Sumber: Tribun Papua
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved