Sosok
Mengenal Sosok Baru Kapolres Mimika AKBP I Komang Budiartha
AKBP I Komang Budiartha merupakan jebolan Akademi Kepolisian (Akpol) pada tahun 2001 dan dinyatakan lulus pada tahun 2004.
Penulis: Marselinus Labu Lela | Editor: Paul Manahara Tambunan
Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Marselinus Labu Lela
TRIBUN-PAPUA.COM, TIMIKA - AKBP I Komang Budiartha saat ini jabat Kapolres Mimika, Polda Papua menggantikan AKBP I Gede Putra yang kini menjabat sebagai Kapolres Bangli, Polda Bali.
Komang Budiartha sebelumbya menjabat sebagai Kapolres Boven Diegol, Papua Selatan di mana sebelumnya sempat menjabat sebagai Kapolres Nduga di Papua Pegunungan.
Komang Budiartha lahir di Bali Barat, Negar pada tahun 1980.
AKBP I Komang Budiartha merupakan jebolan Akademi Kepolisian (Akpol) pada tahun 2001 dan dinyatakan lulus pada tahun 2004.
Awal meniti karier, AKBP I Komang Budiartha ditempatkan di Brimob Kelapa Dua hingga 2010 dan melanjutkan sekolah.
Baca juga: Akhiri Masa Tugas Kapolres, AKBP I Gede Putra: Terima Kasih Warga Mimika
Setelah lulus pada tahun 2012 ia ditempatkan di Polda Kalimantan Barat, Pontianak Korps Brimob selama lima tahun mulai jadi Danki, Kasiops, hingga Kabag Ops Polres Singkawang.
Januari 2018 AKBP I Komang Budiartha pindah tugas ke Polda Bali menjadi Wakapolres sebanyak dua kali selama 16 bulan. Setelah itu dirinya menjabat sebagai Danyon Brimob Topati.
Tahun 2019 dirinya mendapat amanah sebagai BKO Polda Papua Barat dan Papua di Sorong dan Nabire.
Tahun 2020 ia melanjutkan sekolah sespimen dan meminta penempatan di Papua.
Di tahun yang sama ia menjabat sebagai Danden Gegana Brimob Kota Raja Jayapura.
Tahun 2021 tepatnya di bupan Februari I Komang dipercaya sebagai Kapolres Nduga, Papua Pegunungan yang masih berpangkat Kompol hampir 15 bulan.
Tahun yang sama ia dipercaya sebagai Kapolres Boven Diegol hingga tahun 2024 dan kini menjadi Kapolres Mimika.
"Saya sudah mengenal wilayah Papua sejak tahun 2020 hingga saat ini," kata I Komang kepada Tribun-Papua.com, Rabu (17/7/2024).
AKBP I Komang Budiartha mengatakan, selama di Papua dirinya memiliki banyak pengalaman baik gangguan Kamtimbas saat bertugas di Nduga seperti gangguan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB).
