Senin, 20 April 2026

Lifestyle

Mengenal Situationship, Gaya Pacaran Abu-abu ala Generasi Z: Seperti Apa Itu?

relasi ini juga tak bisa disebut sekadar teman tetapi mesra karena melibatkan perasaan dan lebih intim, baik dari sisi emosional maupun fisik.

Tribun-Papua.com/Istimewa
Sepasang turis duduk di tepi Sungai Seine pada hari perayaan tahunan Hari Valentine di Paris, Perancis, 14 Februari 2024. AFP/DIMITAR DILKOFF 

SITUATIONSHIP menjadi tren pacaran di kalangan generasi Z atau gen Z.

Hubungan ini sebenarnya bukan benar-benar pacaran karena tanpa komitmen yang jelas.

Namun, relasi ini juga tak bisa disebut sekadar teman tetapi mesra karena melibatkan perasaan dan lebih intim, baik dari sisi emosional maupun fisik.

Pada intinya, situationship atau relasi situasional merupakan pacaran di area abu-abu.

Hubungan ini memberikan kenyamanan ala pacaran tetapi minim ikatan.
 
”Dengan kata lain, relasi ini adalah alasan untuk tetap menjaga tekanan tetap rendah,” kata Sara Forastieri Vicente dalam tulisannya yang dimuat di media CNN, 26 Juli 2024.

Kamus Cambridge mendefinisikan situationship sebagai hubungan romantis dua orang yang belum menyatakan dirinya sebagai pasangan tetapi lebih dari persahabatan.

Sementara kamus Oxford mendefinisikannya sebagai hubungan romantis di mana pasangannya bukan pasangan resmi.

Oxford menobatkan situationship sebagai kata tahun 2023 bersama tujuh kata lainnya, seperti rizzswiftieprompt, dan parasocial.

Istilah situationship merupakan kata slang yang berasal dari gabungan kata berbahasa Inggris, situational (situasional) dan relationship (hubungan romantis).

Baca juga: 7 Tahun Pacaran Online dengan Perempuan Asal Alor, Pemuda Papua Ini Malah Tertipu Ratusan Juta

Situationship dinilai mencerminkan nuansa hubungan romantis paling modern saat ini.

Penggunaannya yang luas di kalangan generasi muda membuatnya ditetapkan sebagai kata resmi dalam bahasa Inggris.

Konsep hubungan ini mungkin tampak aneh bagi generasi yang lebih tua.

Namun, hubungan yang melibatkan perasaan tanpa komitmen ini sangat cocok dengan karakter gen Z.

Hal ini karena mereka dikenal sebagai generasi yang memprioritaskan kesejahteraan emosional, stabilitas keuangan, dan pengembangan pribadi.

”Dalam hubungan ini, orang tetap dapat lebih memprioritaskan diri sendiri daripada pasangan tanpa merasa bersalah atau berat hati,” kata Vicente.

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved