Papua Terkini
1 Agustus Diperingati Sebagai HARI PACAR NASIONAL
1 Agustus 2024 jatuh pada hari Kamis dalam penanggalan Masehi. Ini sekaligus menjadi hari Kamis pertama di bulan kedelapan kalender Masehi.
Melansir dari situs National Today, Hari Bebas Anak dimulai pada tahun 1973 oleh Aliansi Nasional untuk Orang Tua Opsional.
Baca juga: MEMALUKAN! Oknum Polisi di Sorong Hamili Pacar dan Tidak Bertanggung Jawab: Ini Sosok Pelaku
Organisasi ini didirikan pada tahun 1972 di California untuk menyebarkan dan menormalkan gagasan bahwa orang dapat memilih untuk tidak memiliki anak.
Kemudian perayaan ini diperkenalkan secara luas pada tahun 2013 oleh Laura Carroll karena pasangan di seluruh dunia masih menghadapi kritik, penolakan, dan terkadang kemarahan dari orang lain ketika mereka memutuskan untuk tetap tidak memiliki anak.
Adanya perayaan ini dilatarbelakangi oleh kesadaran masyarakat tentang pentingnya membesarkan anak yang bertanggung jawab.
Gagasan bahwa seseorang tidak membutuhkan anak juga telah menyebar, dimana orang-orang memilih kehidupan yang bebas dan mandiri daripada serangkaian tanggung jawab seumur hidup.
Hari Syal Pramuka Sedunia
Masih di skala internasional, tanggal 1 Agustus diperingati sebagai Hari Syal Pramuka Sedunia. Hari ini menjadi kesempatan untuk menggunakan syal pramuka keluar rumah.
Dilansir dari laman National Today, syal pramuka membawa semangat pramuka menjadi pusat perhatian dan juga menyoroti dasar-dasar kehidupan sehari-hari yang diajarkan pramuka.
Misalnya, syal yang melingkari leher digunakan untuk melindungi tubuh dari sengatan matahari dan juga dapat digunakan sebagai plester ketika kotak P3K tidak tersedia.
Oleh karena itu, seiring berjalannya waktu, selendang pramuka menjadi simbol kekuatan dan keberanian.
Hari Syal Pramuka Sedunia ditetapkan pada tahun 2007 setelah kelompok pramuka di seluruh dunia berkolaborasi dan memutuskan bahwa pramuka layak untuk dirayakan.
Hari Can-It-Forward Internasional
Menyimpan makanan dalam kaleng tertutup adalah metode yang efektif untuk mengawetkan makanan.
Pada tanggal 1 Agustus ini menjadi waktu untuk merayakan metode ini melalui perayaan yang dikenal sebagai Hari Can-It-Forward.
Melansir dari laman National Today, penemuan bahwa makanan yang dimasak dalam toples dapat bertahan lama memulai praktik pengalengan dan sejak itu, makanan mulai disimpan dalam toples kaca. Seiring waktu, toples kaca berkembang menjadi kaleng.
| Tambang Emas Ilegal di Kali Jaifuri Ancam Ekosistem Danau Sentani, Walhi Papua Desak Penegakan Hukum |
|
|---|
| Diki Barus Hilang di Tolikara, Masyarakat Batak Desak Aparat Lakukan Pencarian Intensif |
|
|---|
| Papua Targetkan Penurunan Stunting Secara Drastis, Wagub Ajak Warga Jadi Orang Tua Asuh |
|
|---|
| Perjuangkan Hutan Adat Papua, Amperada Ajak Publik Kawal Sidang Gugatan Bupati Merauke di PTUN |
|
|---|
| Lindungi Pekerja Informal Papua, BPJS Ketenagakerjaan Perkuat Kapasitas Agen Korporasi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papua/foto/bank/originals/01082024-Hari_Pacar_Nasional.jpg)