Jumat, 8 Mei 2026

Pemkab Jayapura

Subsidi Tol Laut dan Kapal Perintis di Papua Belum Dimaksimalkan Pelaku Usaha

Di Pelabuhan Depapre ada tiga kapal perintis yang singgah yakni KM. Sabuk Nusantara 81, KM. Sabuk Nusantara 29, KM. Sabuk Nusantara 45.

Tayang:
Tribun-Papua.com/Putri Nurjannah Kurita
Pelaksana Harian (Plh) Sekertaris Dinas Perhubungan Kabupaten, Elbyn Padolo di sela-sela rapat koordinasi pengendalian inflasi Pemkab Jayapura di aula lantai dua, kantor Bupati Jayapura, di Gunung Merah, Sentani. 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Putri Nurjannah Kurita

TRIBUN-PAPUA.COM, SENTANI - Program pemerintah dalam hal ini Kementerian Perhubungan RI memberikan subsidi transportasi khususnya angkutan barang melalui Kapal Tol Laut dan kapal perintis baik yang singgah di Kota Jayapura maupun Pelabuhan Laut Depapre.

Namun dari beberapa tahun berjalan sejak tahun 2021 tol laut masuk di Pelabuhan Laut Depapre dan dialihkan ke Pelabuhan Jayapura subsidi transportasi itu belum di maksimalkan oleh pelaku usaha atau masyarakat.

Demikian disampaikan Pelaksana Harian (Plh) Sekertaris Dinas Perhubungan Kabupaten, Elbyn Padolo usai rapat koordinasi pengendalian inflasi Pemkab Jayapura di aula lantai dua, kantor Bupati Jayapura, di Gunung Merah, Sentani, Distrik Sentani, Kamis (1/8/2024).

Padahal tujuan pemerintah khususnya presiden dengan program tol lautnya untuk menjaga disparitas harga sehingga pelaku usaha memanfaatkan tol laut, dimana subsidi yang diberikan oleh pemerintah sebesar 50 persen diharapkan harga lebih stabil sehingga inflasi tidak terjadi.

Baca juga: Pembangunan Jalan dan Pelabuhan Depapre, Bupati Mathius: Pemprov Papua Harus Serius!

Elbyn yang juga merangkap jabatan sebagai Kepala Bidang Perhubungan Laut, mengatakan pihaknya telah melakukan sosialisasi kepada masyarakat terkait tarif subsidi yang dipatok hanya Rp 6.000 per penumpang.

"Waktu itu kami launching kapal perintis masuk di pelabuhan Depapre dan berjalan sampai sekarang dari Jayapura ke Depapre penumpang hanya bayar Rp 6.000, barang naik tidak bayar atau gratis tetapi memang tidak dimanfaatkan," katanya.

Adapun jadwal kapal yang masuk seminggu sekali itu, menurut Elbyn dapat dimanfaatkan oleh pedagang, nelayan, pekebun akan di jual ke Kota Jayapura atau daerah lain untuk menimalisir biaya transportasi.

"Daripada carter (mobil) sampai Rp 500 ribu, itu sudah sangat membantu," ujarnya.

Dia menduga, dari sisi waktu kedatangan kapal yang sandar di pelabuhan masuknya dini hari, sehingga masyarakat belum siap di waktu itu.

KURANG TERAWAT – Kondisi jalan di Tol Laut dan Pelabuhan Depapre di Distrik Depapre, Kabupaten Jayapura, Provinsi Papua kurang terawat. SElain itu penerangan jalan juga sering dikeluhkan warga.
KURANG TERAWAT – Kondisi jalan di Tol Laut dan Pelabuhan Depapre di Distrik Depapre, Kabupaten Jayapura, Provinsi Papua kurang terawat. SElain itu penerangan jalan juga sering dikeluhkan warga. (Tribun-Papua)

Lebih lanjut, subsidi harga itu masih berlaku sampai sekarang, sehingga dia berharap masyarakat dapat memanfaatkan transportasi laut yang sudah ada.

"Setiap tahun akan diperpanjang, karena ini program presiden, kalau nanti presiden baru arah kebijakannya bagimana. Tetapi masih berlaku," katanya.

Baca juga: Pakai Dana Otsus, PUPR Kabupaten Jayapura Kerjakan Jalan Depapre-Dormena Tahun Ini

Selain Kapal Tol Laut yang singgah di Pelabuhan Jayapura, di Depapre ada tiga kapal perintis yang singgah yakni KM. Sabuk Nusantara 81, KM. Sabuk Nusantara 29, KM. Sabuk Nusantara 45.

Mereka memuat penumpang dan barang. Sementara khusus tol laut hanya barang saja.

Elbyn menyebut, kendala lainnya adalah muatan balik dari Papua ke daerah lain adalah kapal balik dengan muatan kosong. 

Karena itu, pihaknya berharap, ada peran dari Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UMKM (Disperindagkop) Provinsi Papua sehingga ada  muatan balik di kapal agar distribusi bisa berjalan dengan baik.

"Kalau tidak ada muatan balik negara dirugikan," katanya. (*) 
 

Sumber: Tribun Papua
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved