Jumat, 17 April 2026

Info PTFI

Kisah Kori Yolemal, Operator Alat Berat Tambang Bawah Tanah PT Freeport Indonesia Mimika

Ada traning khusus mengoperasikan alat berat tambang bawah tanah Underground Mine PTFI selama 50 jam. Itu hanya simulator belum aktual

Penulis: Marselinus Labu Lela | Editor: M Choiruman
Tribun-Papua.com
MINE GAME - Kori Yolemal, operator Mine Game alat berat bawah tanah PTFI, Rabu (21/8/2024). 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Marselinus Labu Lela

TRIBUN-PAPUA.COM, TIMIKA- PT Freeport Indonesia (PTFI) sedang melakukan operasi pertambangan bawah tanah atau biasa dikenal dengan Underground Mine.

Cara kerja operasi tambang bawah tanah ini dilakukan menggunakan peralatan canggih salah satunya adalah Mine Game.

Baca juga: Momen HUT Ke-79 RI, 665 Karyawan PTFI Terima Service Award 2024, Tony Wenas: Tetap Semangat

Mine Game dioperasikan dari ruang kontol tambang bawah tanah Office Building (OB) di Ridge Camp Mile 72, Tembagapura, Mimika, Papua Tengah.

Tak hanya karyawan pria yang bisa mengoperasikan MineGem ternyata ada sosok perempuan orang asli Papua juga bisa mengoperasikan alat canggih tersebut.

Perempuan tersebut bernama Kori Yolemal yang memulai pekerjaan sejak tahun 2022 hingga saat ini. Kori merupakan lulus di SMA Tiga Raja Timika. Setelah lulus ia kemudian melamar di salah satu kontraktor di bawah naungan PTFI. 

Saat masuk kerja di Freeport awalnya melalui kontraktor dengan mengikuti pelatihan keselamatan kerja.

"Ada traning khusus mengoperasikan alat berat tambang bawah tanah Underground Mine PTFI selama 50 jam. Itu hanya simulator belum aktual. Awalnya animasi," Kara Kori kepada Tribun-Papua.com beberapa waktu lalu di Tembagapura.

Baca juga: Momen HUT Re-79 RI, PTFI sebagai Perusahaan Pertambangan Tembaga Hulu Hilir Terbesar di Dunia

Kemudian dirinya mengambil jam terbang dengan durasi 250 jam hingga memasuki tahap aktual ke Mine Game hingga sekarang ini.

"Awalnya takut, kaku saat operasikan mine game ini. Sebenarnya tidak sulit kalau kita terus berusaha," ungkapnya.

Ia menyebut, untuk waktu kerja mulai masuk dari pukul 05:30-17:30 kadang juga shift malam.

"Saya berpesan kepada adik-adik terlebih khusus anak-anak Papua jangan menyerah. Sekolah giat jangan bolos, jangan minder karena kita perempuan juga bisa," tandasnya. (*)

Sumber: Tribun Papua
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved