Rabu, 20 Mei 2026

Pilkada Kabupaten Nduga 2024

Hanya Ada 2 Bacalon Cabup-Cawabup yang Resmi Mendaftar, Ini Penjelasan KPU Nduga

Ketua KPU Kabupaten Nduga Yosakat Kogoya mengatakan hanya ada dua pasangan bakal calon bupati dan calon wakil bupati yang resmi mendaftar ke KPU Nduga

Tayang: | Diperbarui:
ISTIMEWA
Seluruh komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Nduga - Ketua KPU Kabupaten Nduga Yosakat Kogoya mengatakan hanya ada dua pasangan bakal calon bupati dan calon wakil bupati yang resmi mendaftar ke KPU Nduga. 

Laporan Wartawan,Tribun-papua.com, Noel Iman Untung Wenda

TRIBUN-PAPUA.COM, WAMENA - Ketua KPU Kabupaten Nduga Yosakat Kogoya mengatakan hanya ada dua pasangan bakal calon (bacalon) bupati dan calon wakil bupati yang resmi mendaftar ke KPU Nduga.

"Sampai dengan terakhir pendaftaran hanya ada dua calon yang daftar sebagai calon bupati dan wakil bupati Kabupaten Nduga," kata Yosakat saat dihubungi melalui telepon, Sabtu, (31/08/2024).

Ia menjelaskan sebenarnya ada satu lagi pasangan bacalon bupati dan wakil bupati selain dua kandidat tersebut, namun karena persyaratan tidak lengkap maka mereka tak jadi mendaftar.

Baca juga: Didukung 8 Partai Politik, Pasangan Dinard Kelnea-Yoas Beon Bertarung di Pilkada Nduga

"Ada satu yang datang mendaftar tapi karena tidak dilengkapi dengan dukungan partai dan tidak memenuhi syarat dan Silon Pilkada belum juga ada, jadi tidak mendaftar," katanya.

Dua bacalon yang sudah mendaftar di KPU Nduga adalah pasangan Dinard Kelnea dan Yoas Beon serta Namia Gwijangge dan Obet Gwijangge.

Kedua bacalon tersebut mendaftar di hari terakhir pendaftaran pada Kamis (29/8/2024).

"Dinard Kelnea dan Yoas Beon mereka didukung dari Partai, Demokrat, Nasdem, PAN, Gerindra, PBB , Umat, PKN, dan Buruh. Sementara Namia Gwijangge dan Obet Gwijange didukung Partai PKS, Golkar, PDIP, Perindo, Garuda, PSI dan Gelora," ucapnya.

Yosakat juga menuturkan bahwa kedua bacalon tersebut sudah mendapat surat pengatar melakukan pemeriksaan kesehatan di Rumah Sakit Dok Dua Jayapura

"Sambil mereka lakukan pemeriksaan kami akan melakukan verifikasi berkas mereka, lalu ada waktu untuk perbaikan dan kami akan buka juga soal tangapan masyarakat dan kami umumkan," pungkasnya. (*)

Sumber: Tribun Papua
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved