Minggu, 12 April 2026

Info Mimika

Pasca ASF, Dinas Peternakan dan Hewan Sosialisasikan Cara Penanganan Peliharaan Babi

akibat virus babi yang melanda Timika, terdapat 12.574 ternak babi yang mati, dan angka kematian terus akan bertambah namun dalam skala yang kecil.

Penulis: Kristina Rejang | Editor: Paul Manahara Tambunan
Tribun-Papua.com/Kristin Rejang
Foto Bersama dalam kegiatan Sosialisasi Penanganan Pasca ASF. Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Mimika menggelar sosialisasi pasca wabah Virus African Swine Fever (ASF) yang terjadi di Mimika. 

 Laporan Wartawan Tribun Papua- Kristina Rejang 

TRIBUN-PAPUA.COM, TIMIKA - Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Mimika menggelar sosialisasi pasca wabah Virus African Swine Fever (ASF) yang terjadi di Mimika.

Kegiatan ini berlangsung di salah satu hotel yang ada di Timika, Selasa (3/9/2024). Sosialisasi ini untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peternak babi pasca wabah penyakit sehingga dalam kegiatan ini, para peternak babi di Timika dilibatkan.

Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Mimika, dr. Sabelina Fitriani dalam arahannya yang disampaikan oleh Kepala Bidang Bina Usaha Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Agus Mandang mengatakan sosialisasi ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peternak babi pasca virus ASF yang mengakibatkan matinya ribuan ternak babi di Timika.

"Melalui sosialisasi ini, kami berharap peternak babi bisa lebih meningkatkan penanganan dalam memelihara ternak babi, atau mau memulai dari awal untuk beternak," tuturnya.

Baca juga: Virus ASF Ditemukan di Sentani Timur, Pemkab Jayapura Musnahkan Puluhan Ekor Babi

Lanjut dijelaskan, akibat virus babi yang melanda Timika, terdapat 12.574 ternak babi yang mati, dan angka kematian terus akan bertambah namun dalam skala yang kecil.

"Bila ingin tetap beternak dan bebas dari virus, kuncinya hanya satu. Perkuat bio security. Perkuat pengawasan kandang, sanitasinya harus dijaga, perketat orang masuk ke lokasi kandang," katanya lagi.

Lanjut dikatakan, Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Mimika saat ini akan memberikan pendampingan pemeliharaan ternak babi melalui KIE (Komunikasi, Informasi dan Edukasi) melalui sosialisasi -sosialisasi kepada peternak.

"Kami berharap agar peternak yang menjadi peserta hari ini bisa mengikuti sosialisasi dengan baik sehingga bisa beternak babi kembali," imbuhnya. (*)

Sumber: Tribun Papua
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved