Sejarah
Mengenal VATIKAN, Negara Terkecil Seluas 44 Hektar yang Memikat Dunia
Sebelum memimpin doa Malaikat Tuhan, dalam bahasa Italia, Paus menyapa seluruh umat dengan akrab, ”Saudara-saudari terkasih, selamat pagi.”
Takhta Suci Vatikan hanyalah sebuah negara mungil seluas 44 hektar dengan jumlah penduduk 764 orang.
Meski demikian, negara yang dipimpin Paus Fransiskus ini memiliki wibawa tersendiri bagi negara-negara di seluruh dunia.
Para pemimpin negara silih berganti berkunjung ke kantor Paus di Palazzo Apostolico atau Istana Apostolik di Vatikan, yang berada di dalam jantung Kota Roma, Italia.
Begitu juga, jutaan peziarah dari berbagai penjuru dunia berdatangan ke Vatikan setiap tahunnya.
Selain menerima kunjungan dari para pemimpin negara dan tokoh-tokoh dari seluruh dunia, Paus Fransiskus selalu menyempatkan diri untuk menyapa langsung para peziarah yang berdatangan ke Vatikan.
Selepas memimpin perayaan ekaristi peringatan Santo Petrus dan Paulus, pelindung Kota Roma, Jumat (29/6/2018), di halaman Basilika Santo Petrus, Vatikan, Roma, Paus Fransiskus berkeliling di atas mobil terbuka menyapa dan memberikan berkat kepada umat dan peziarah.
Baca juga: Kisah 200 Warga Papua Tengah, Terbang ke Jakarta Hanya untuk Melihat Paus Fransiskus
Di beberapa titik, Paus berhenti, mendatangi, dan menyalami secara langsung beberapa umat.
Mobil terbuka yang dikendarai pemimpin tertinggi Gereja Katolik Roma sedunia itu bahkan sampai berputar dua kali di sekeliling halaman Basilika Santo Petrus sebelum akhirnya masuk ke Palazzo Apostolico yang berada di samping kiri Basilika.
Tepat pukul 12.00, Paus kembali muncul di pintu jendela sebuah kamar di gedung Palazzo Apostolico yang menghadap ke halaman Basilika Santo Petrus.
Dahulu, kamar ini merupakan kamar kerja sekaligus tempat tinggal para Paus sebelum Paus Fransiskus.
Sebelum memimpin doa Malaikat Tuhan, dalam bahasa Italia, Paus menyapa seluruh umat dengan akrab, ”Saudara-saudari terkasih, selamat pagi.”
Para peziarah yang masih menyemut di lapangan langsung menyambutnya dengan tepuk tangan.
”Pagi ini, di sini, di Lapangan Santo Petrus, saya merayakan ekaristi dengan para kardinal yang baru diangkat dalam konsistori kemarin dan saya telah memberkati Pallium dari para uskup agung metropolitan dari sejumlah negara yang diangkat tahun lalu. Semoga mereka selalu menjalankan pelayanan mereka bagi Injil dan gereja dengan antusiasme dan kemurahan hati,” ucapnya.
Seusai memberikan wejangan, Paus menyampaikan sambutan hangat kepada seluruh keluarga, kelompok, paroki, lembaga-lembaga, dan seluruh umat yang datang ke Roma dari Italia dan berbagai belahan dunia.
Sebelumnya, pada Kamis (28/6/2018), di tempat yang sama, Paus mengangkat 14 kardinal baru dari sejumlah negara.
Dalam konsistori pengangkatan kardinal yang berlangsung sekitar 75 menit pada pukul 16.00-17.15 itu, Paus menyampaikan pesan menarik kepada para kardinal terpilih, yaitu Paus mengharapkan para kardinal agar mau menyatu dan hidup merakyat dengan seluruh umat.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papua/foto/bank/originals/Sebanyak-14-kardinal-yang-baru-saja-dipilih-Paus-Fransiskus.jpg)